Dark/Light Mode

5 Juta Warga Ibu Kota Sudah Disuntuik

Kerahin 16 Mobil Vaksin, Anies Pede Capai Target

Jumat, 9 Juli 2021 06:30 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) berdialog dengan tenaga kesehatan dari TNI saat peluncuran mobil vaksin Covid-19 di kompleks Balai Kota, Jakarta, Kamis (8/7/2021). (Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) berdialog dengan tenaga kesehatan dari TNI saat peluncuran mobil vaksin Covid-19 di kompleks Balai Kota, Jakarta, Kamis (8/7/2021). (Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat)

 Sebelumnya 
Dengan beroperasinya 16 mobil vaksin keliling ini, Anies berharap, jangkauan program vaksinasi lebih luas ke seluruh lapisan masyarakat. Mobil vaksin ini akan mendatangi kampung-kampung maupun kompleks perumahan. Tak ada kuota vaksinasi yang ditetapkan dalam pengoperasian mobil ini.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyampaikan, warga bisa mengajukan permohonan agar mobil vaksin keliling untuk datang ke perumahan mereka.

“Kalau mau mengajukan bisa kontak DKI lewat aplikasi Jakarta Kini (JAKI), nanti daerahnya bisa kita datangi,” jelasnya.

Baca juga : Anies Luncurkan 16 Mobil Vaksin Keliling, Pede Target Jokowi Tercapai

Sebelumnya, Kemendikbudristek menyerahkan dua mobil vaksinasi dan laboratorium transformasi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) kepada Pemprov DKI Jakarta. Dua mobil vaksinasi ini semula dirancang sebagai alat pembelajaran jarak jauh di daerah perbatasan dan rencananya akan dikirim ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun melihat pandemi Covid-19 di DKI Jakarta yang kian genting, mobil vaksinasi ini dihibahkan kepada Pemprov DKI Jakarta untuk dimanfaatkan dalam program vaksinasi.

Mobil vaksinasi ini merupakan karya peneliti dari Universitas Prasetya Mulya. Di dalam mobil terdapat hand sanitizer otomatis, lemari pendingin untuk penyimpanan dosis vaksin, tempat duduk untuk melakukan vaksinasi, dan alat Ultraviolet UV-C yang bertujuan untuk mensterilkan ruangan setelah vaksinasi.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek, Nizam mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dihasilkan perguruan tinggi dalam penanggulangan Covid-19. Menurutnya, kolaborasi dari berbagai sektor amat penting untuk mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia.

Baca juga : Asuh Inter Milan, Inzaghi Pede Jaga Scudetto

Seperti diketahui, data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, per Rabu (7/7) total dosis 1 saat ini sebanyak 5.072.833 orang atau 57,5 persen. Sedangkan total dosis 2 kini mencapai 1.943.092 orang atau 22 persen.

Capaian vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 3,7 persen. Sedangkan warga usia 18-59 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 56,1 persen dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 17,8 persen.

Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan sebanyak 65,8 persen dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 58,7 persen. Sementara vaksinasi Gotong Royong, untuk dosis 1 telah diberikan kepada 100.685 orang dan dosis 2 sebanyak 39.077 orang. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.