Dark/Light Mode

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Tinggi Kolom Abu Tidak Teramati

Senin, 6 Mei 2019 14:48 WIB
Ilustrasi Gunung Anak Krakatau (Foto: Istimewa)
Ilustrasi Gunung Anak Krakatau (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gunung Anak Krakatau di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung dilaporkan mengalami erupsi pada Senin (6/5) pukul 05.19 WIB. Namun, tinggi kolom abu tidak teramati. Visual tertutup kabut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 55 mm dan durasi kurang lebih 53 detik. 

Baca juga : Gunung Agung di Bali Erupsi, Tinggi Kolom Abu 2.000 M

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melaporkan, dalam kurun waktu 5-6 Mei 2019 pukul 06.00, gunung tersebut mengalami 2 kali gempa letusan, 1 kali gempa frekuensi, 2 kali gempa vulkanik dangkal, dan gempa tremor menerus. 

Baca juga : Gunung Agung Erupsi, Warga Diminta Hindari Radius 4 Km

Sejak 25 Maret 2019, Gunung Anak Krakatau berstatus Waspada (level II). Dalam status ini, masyarakat atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati Gunung Anak Krakatau, dalam radius 2 km dari kawah. [HES]

Baca juga : Status Gunung Anak Krakatau Turun Dari Siaga Jadi Waspada


 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.