Dark/Light Mode

Siap-siap Jakarta Bakal Tenggelam

Pemakaian Air Tanah Di DKI Tak Terkontrol

Selasa, 3 Agustus 2021 06:20 WIB
Pemukiman kumuh masih bertebaran di DKI Jakarta. Perkampungan nelayan Muara Angke di Jakarta Utara, misalnya. Rumah dibangun seadanya di pinggir laut, tampak sangat kotor dan kumuh. Mayoritas dari mereka menyedot air tanah untuk minum, mandi dan mencuci. Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) pun memperkirakan, wilayah Jakarta bagian Utara akan tenggelam akibat faktor perubahan Iklim, eksploitasi air tanah dan kenaikan permukaan air laut. (Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso)
Pemukiman kumuh masih bertebaran di DKI Jakarta. Perkampungan nelayan Muara Angke di Jakarta Utara, misalnya. Rumah dibangun seadanya di pinggir laut, tampak sangat kotor dan kumuh. Mayoritas dari mereka menyedot air tanah untuk minum, mandi dan mencuci. Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) pun memperkirakan, wilayah Jakarta bagian Utara akan tenggelam akibat faktor perubahan Iklim, eksploitasi air tanah dan kenaikan permukaan air laut. (Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso)

 Sebelumnya 
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengakui, Ibu Kota mengalami penurunan permukaan tanah. Namun, Riza yakin, Jakarta tidak akan tenggelam dalam 10 tahun ke depan. Sebab, Pemprov terus mengantisipasi penurunan permukaan tanah dengan meningkatkan jangkauan pelayanan air bersih. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PAM Jaya, berupaya menjangkau seluruh rumah tangga di Jakarta.

“Pipanisasi terus ditingkatkan. Kami harapkan ke depan, masyarakat menggunakan air dari PAM,” terangnya.

Baca juga : Biden Hidupkan Proyek Ibu Kota Negara Baru

Selain itu, Riza memastikan program penanganan banjir rob di Jakarta Utara, terus berjalan. Di antaranya dengan membangun tanggul laut raksasa di pesisir Jakarta lewat Proyek Pengembangan Terpadu Pesisir Ibu Kota Negara (PTPIN)/National Capital Integrated Coastal Development (NCICD).

Panjang tanggul itu mencapai 46 kilo meter (km). Hingga 2020, sudah terbangun sepanjang 13 km. Pembangunan dilakukan oleh Kementerian PUPR dan Pemprov DKI Jakarta.

Baca juga : Kapolri Kawal Ketat Penyerapan Anggaran Covid-19 Di Daerah

Sebagai informasi, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memprediksi Jakarta akan tenggelam 10 tahun lagi akibat naiknya permukaan air laut.

“Apa yang terjadi di Indonesia, jika perkiraannya benar, dalam 10 tahun ke depan, mereka mungkin harus memindahkan ibu kotanya karena akan tenggelam?” kata Biden di Kantor Badan Intelijen Nasional, Washington DC, AS, Selasa (27/7).

Baca juga : Buka Diklat Paskibraka, Menpora Ingatkan Pentingnya Pembinaan Ideologi Pancasila

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) pada laman resminya juga menyebut, Jakarta dan pulau reklamasi menjadi salah satu kota pesisi yang terancam tenggelam.

Prediksi tersebut berdasarkan kondisi dari berbagai faktor. Di antaranya perubahan iklim, jumlah penduduk yang terus bertambah, juga eksploitasi air di wilayah Ibu Kota. [OSP]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.