Dark/Light Mode

Bicara Pandemi Dan Kepemimpinan

Anies: Kalau Salah Jalan, Bisa Celaka

Minggu, 8 Agustus 2021 07:30 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menjadi narasumber peluncuran buku berjudul “Negara Bangsa di Simpang Jalan”, karya Budiman Tanuredjo, yang digelar virtual, Sabtu (7/8/2021). (Foto: Istimewa)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menjadi narasumber peluncuran buku berjudul “Negara Bangsa di Simpang Jalan”, karya Budiman Tanuredjo, yang digelar virtual, Sabtu (7/8/2021). (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Beberapa contoh saat mengambil belokan yang benar misalnya saat para pemuda bersatu dan mendeklarasikan Sumpah Pemuda pada 1928. Atau saat memutuskan mendeklarasikan kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Nah, kata Anies, saat ini Indonesia yang sedang menghadapi pandemi juga berada di persimpangan jalan. Jadi jangan sampai salah mengambil jalan. Kalau salah bisa celaka. Misalnya, efek pandemi bisa lebih lama dirasakan. Kata dia, di saat seperti ini dibutuhkan kepemimpinan yang kuat agar kita tak salah ambil jalan.

Baca juga : Syarief Hasan: Pandemi Bikin Pengangguran Dan Kemiskinan Meningkat

Kata dia, saat ini butuh kepemimpinan untuk bisa menempatkan kepentingan negara kesehatan di atas kepentingan lain. Karena itu, saat ini butuh terobosan. Mengobati saling curiga dan menghilangkan polarisiasi.

Polarisasi luar biasa yang sering ditarik ekstrim, yang tadi digambarkan, suara-suara di dalam percakapan dunia maya yang membentuk perasaan di dunia nyata, ini harus dibereskan,” kata Anies.

Baca juga : Pasca Pandemi Diharapkan Desa Wisata Kembali Bangkit

Ia menilai, segenap masyarakat harusnya bersatu membantu pemerintah dalam penanganan pandemi.

Di sisi lain, Anies juga menilai pemerintah harus bisa merangkul dan bertindak adil terhadap semua pihak agar polarisasi esktrim ini tidak lagi terjadi. Kebijakan pemerintah juga, kata dia, harus mengutamakan kepentingan publik.

Baca juga : Antibodi Vaksin Sinovac Anjlok Setelah 6 Bulan, Haruskah Panik?

“Saling curiga diobati. Menjangkau semua, mengajak semua,” tuntasnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.