Dark/Light Mode

Buntuti Jawa Timur

Nambah 227 Kasus, Jakarta Kini Runner Up Kasus Harian Terbanyak

Rabu, 22 September 2021 18:03 WIB
Pengunjung obyek wisata Taman Mini Indonesia Indah di masa PPKM Level 3. (Foto: Khairizal Anwar/RM)
Pengunjung obyek wisata Taman Mini Indonesia Indah di masa PPKM Level 3. (Foto: Khairizal Anwar/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kasus positif di DKI Jakarta dilaporkan bertambah 227 pada Rabu (22/9). Sehingga, totalnya kini tembus 856.585.

Kenaikan jumlah kasus positif sebesar 227, menempatkan DKI di posisi runner up atau peringkat 2 kasus harian terbanyak. Membuntuti Jawa Timur yang berada di posisi teratas, dengan 295 kasus baru.

Sebelumnya, pada Selasa (21/9), DKI berada di peringkat 12 dengan 106 kasus baru. 

Berita Terkait : Masih Level 3, Positivity Rate DKI Jakarta 1,1 Persen

Kasus harian sebanyak 227, diperoleh dari hasil tes PCR terhadap 19.402 orang. Atau mencakup 50 persen dari total orang dites PCR secara nasional, yang mencapai 38.584.

Dalam sepekan terakhir, DKI telah melakukan tes PCR terhadap 112.737 orang. Atau nyaris 11 kali lipat dari target minimal sepekan yang ditetapkan WHO untuk Jakarta, yang hanya 10.645.

Per sejuta penduduk, DKI telah melakukan tes PCR terhadap 577.990. Atau nyaris 11 kali lipat dari angka nasional, yang hanya 55.480.

Berita Terkait : Naik 155, DKI Nangkring Di Peringkat 4 Penyumbang Kasus Harian Terbanyak

Sehingga, positivity rate DKI dalam sepekan berada di angka 1 persen. Sedangkan positivity rate totalnya, ada di angka 13,9 persen.

Dari total kasus terkonfirmasi, terdapat 2.283 kasus aktif. Atau berkurang 64 kasus dibanding kemarin.

Sementara kasus sembuh, bertambah 287 menjadi 840.812, dengan tingkat kesembuhan 98,2 persen.

Berita Terkait : Kasus Positif Naik 200, Jakarta Ranking 5 Penyumbang Kasus Harian Terbanyak

Sedangkan kasus meninggal dunia, meningkat 4 angka menjadi 13.490 dengan tingkat kematian 1,6 persen. Jauh lebih kecil dibanding tingkat kematian nasional, yang tembus 3,3 persen. [HES]