Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Gelar PTM Terbatas, Disdik Depok: Tiap Kelas Cuma 15 Orang
Selasa, 28 September 2021 06:48 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Hari ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan menyelenggarakan simulasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT).
Kegiatan ini dilakukan selama dua hari, yaitu 28-29 September 2021. PTMT ini dikhususkan untuk tingkat SD dan SMP di Kota Belimbing.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Wijayanto mengatakan, sebelum pelaksanaan simulasi PTMT, pihaknya lebih dulu melaksanakan monitoring.
Monitoring dilaksanakan pada seluruh sekolah dari jenjang TK sampai SMP negeri maupun swasta selama 20 hari.
Baca juga : Gelar TC, Shin Tae-Yong Geber Latihan Fisik Timnas U-18
"Kami akan menyelenggarakan simulasi selama dua hari berturut-turut pada Selasa dan Rabu mendatang. Dari monitoring, seluruh sekolah bisa dikatakan sudah siap," kata Yanto saat dihubungi, Senin (27/09).
Selama simulasi PTMT, proses belajar mengajar dibatasi dengan jumlah rombongan belajar (rombel), hingga siswa pulang ke rumah baik dijemput ataupun tidak.
Peran wali kelas juga sangatlah penting untuk memantau agar siswa langsung pulang ke rumah masing-masing.
"Diharapkan setiap sekolah mempersiapkan sosialisasi kepada keluarga besar sekolah. Baik berupa video, pamflet, maupun brosur ke orang tua siswa," ungkap dia.
Baca juga : Menpora Pastikan Pembangunan Fisik PON XX Papua Rampung
Mekanisme PTMT
Simulasi PTMT jenjang SMP dibagi menjadi tiga wilayah, yaitu barat, tengah, dan timur dengan masing-masing satu sekolah negeri dan swasta.
Wilayah timur di SMPN 4 Depok dan SMP YAPPA, tengah SMPN 5 dan SMP Al-Muhajirin, serta Barat SMPN 18 dan SMP Al-Hasra.
"Lalu kami bagi harinya. Contoh di hari Selasa tiga sekolah, dan Rabu tiga sekolah sisanya. Terus kami minta untuk satuan pendidikan di atas agar mendokumentasikan kegiatan belajar mengajar. Jika bagus bisa menjadi contoh sekolah lainnya," papar Yanto.
Baca juga : Tinjau PTM Terbatas Di Bogor, Ini Pesan Wapres
Sementara, pada jenjang SD diinstruksikan agar seluruhnya melaksanakan simulasi PTMT serta mematuhi pola-pola pembatasan dan protokol kesehatan.
Setelah simulasi dilakukan, pihaknya bersama stakeholder akan melakukan evaluasi untuk menyiapkan pelaksanaannya, Senin 4 Oktober mendatang.
"Simulasi nanti tidak menghadirkan seluruh siswa di sekolah. Tetapi hanya kelas tingkat tinggi dan rendah saja, contohnya di SD hanya kelas 1 dan 6 diisi dalam kelompok kecil yaitu 15 siswa. Sementara SMP, hanya diisi oleh kelas 9 yang juga dibagi kelompok kecil karena mereka sudah punya pengalaman belajar offline sebelum pandemi," tandasnya. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya