Dark/Light Mode

Percepat Pemulihan Pariwisata, Sandiaga Uno Libatkan Milenial Dan Gen Z

Rabu, 17 Nopember 2021 17:31 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno. (Foto: Instagram)
Menparekraf Sandiaga Uno. (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mensosialisasikan program baru yang merangkul kaum Milenial dan Generasi Z untuk mempercepat pemulihan sektor pariwisata pasca pandemi.

Bermodal demografi terbesar di Indonesia, program yang dihadirkan oleh Kemenparekraf ini akan berfokus pada upaya re-skilling dan up-skilling Generasi Z dan Milenial dari seluruh kota di Indonesia.

Berita Terkait : Wisata Bangkit, Sandiaga Hadirkan Lapangan Kerja Untuk Difabel

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengungkapkan, ada empat komponen penting yang menjadi fokus utama kampanye tersebut.

Dengan mengacu pada 4 AS, program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat, yang pada akhirnya digunakan untuk memulai inovasi baru dalam upaya menghidupkan kembali pariwisata dan ekonomi kreatif. Apa sih 4 AS itu? 

Berita Terkait : Pertamina Patra Niaga Pastikan Suplai Energi Masyarakat Aman

"4 AS berarti Kerja KerAS (Work Hard), mengoptimalkan keterampilan dan kompetensi secara strategis untuk mencapai kesuksesan. Kerja CerdAS (Work Smart), menggunakan teknologi, digitalisasi, virtualisasi, dan sains untuk mengubah bisnis. Kerja TuntAS (Work Thoroughly), menemukan cara-cara kreatif untuk mengusir kebosanan dan ketakutan dan Kerja IkhlAS, selalu pastikan untuk melakukan yang terbaik dan serahkan ke Yang Maha Kuasa untuk menentukan hasilnya," terang Sandi, dalam keterangannya, Rabu (17/11). 

Lewat 4 AS, kata Sandiaga, Generasi Z dan Milenial juga didorong untuk memberikan kontribusi besar terhadap negara. Karena itu, program ini juga menawarkan serangkaian inisiatif untuk pemberdayaan pemuda di sektor pariwisata dan industri kreatif.

Berita Terkait : IWAPI-Polri Gelar Vaksin Massal Di Banten

Termasuk, pelatihan teknis, webinar, bimbingan, dan program inkubator, dengan mengacu pada tiga pilar utama Kemenparekraf, yaitu Inovasi, Adaptasi, dan Kolaborasi.

"Kemampuan beradaptasi tentunya menjadi kunci, terutama dalam menghadapi Covid-19. Tujuannya, agar generasi muda semakin jeli dalam mengidentifikasi peluang dalam meningkatkan keterampilan mereka di sektor pariwisata, yang akhirnya dapat menciptakan pekerjaan baru untuk pemulihan ekonomi bangsa," tambahnya.
 Selanjutnya