Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sebelumnya
Akun @_antaresh29 menimpali. Dia mengungkap beberapa strategi Indonesia dalam menangani peningkatan varian Omicron. Yaitu, memberi imbauan pada masyarakat agar selalu disiplin prokes, memperketat pintu masuk negara baik di darat, laut dan udara dan menyiapkan fasilitas karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri.
“Mencegah Omicron, Indonesa melakukan upaya pencegahan dengan strategi kebijakan karantina dan kebijakan pembatasan pelaku perjalanan internasional,” ujar @hrmnt80.
Baca juga : Varian Omicron Dan Era Deglobalisasi
Akun @mimicutiie meminta Pemerintah mendorong rumah sakit menyiapkan langkah kontingensi hadapi peningkatan varian Omicron.
Akun @Nien1708 optimistis langkah kontigensi atau rencana yang disusun dalam menghadapi varian Omicron akan berdampak positif. “Yakin Indonesia akan lebih baik lagi dan akan segera terbebas dari pandemi,” ujarnya.
Baca juga : Probable Omicron Banyak Di Perbatasan RI-Malaysia
Menurut @VeritasArdentul, varian Omicron muncul sebagai upaya adaptasi dari Covid-19 supaya tetap ada dan bertahan. Ada dua hal yang dilakukan Covid-19 untuk bertahan hidup.
Yaitu, kata dia, dengan cara menghindari antibodi s-rbd vaksin atau lebih dikenal sebagai antibodi penetralisir dan menghindari paru-paru, dan lebih fokus ke bronkial agar lebih kecil kemungkinan inang penyebar mati.
Baca juga : Politik Luar Negeri Harus Tampil Lebih Berwibawa
“Nomor 2 berarti dampaknya lebih ringan dan virus cenderung dormant atau berhenti memperbanyak diri setelah tidak aktif,” timpal @johantanto.
Kata @Nadjib_178, Eropa dan Amerika sedang galau dengan penyebaran Covid-19 varian Omicron. Dia berharap, Indonesia bisa mengantisipasi penularan varian Omicron. Caranya, dengan selalu disiplin prokes. [TIF]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya