Dark/Light Mode

PPKM Lagi, WFH Lagi

Jumat, 7 Januari 2022 08:00 WIB
lustrasi PPKM. (Foto: Istimewa).
lustrasi PPKM. (Foto: Istimewa).

 Sebelumnya 
“Indonesia berhasil menurunkan kasus Covid-19 selama PPKM. Terimakasih untuk para nakes,” ujar @babegino1.

Akun @DaaniDylan berharap, masyarakat tetap patuh dengan kebijakan PPKM. Selain itu, kata dia, Pemerintah juga kudu selalu memperhatikan rakyatnya sebagai konsekuensi perpanjangan pelaksanaan PPKM.

Baca juga : Firli Lagi On Fire

“PPKM akan terus diperpanjang selama WHO masih jadikan Covid-19 sebagai pan­demi,” ujar @viralitasnews. “PPKM memang sangat tepat diterapkan untuk menahan lonja­kan kasus Covid-19 usai libur Tahun Baru,” timpal @DitaAnggraini23.

Menurut @IndahAriani, mitigasi penan­ganan Covid-19 sudah makin baik disiapkan Pemerintah yang dimonitor langsung dengan ketat oleh Presiden. Kendati demikian, kata dia, masyarakat juga kudu tetap menjaga diri dengan benar-benar disiplin prokes.

Baca juga : Pedasnya Tidak Terasa Lagi

“Banyak yang dilalui sepanjang 2021, PPKM yang penuh pro dan kontra, vaksin, dan kebijakan Pemerintah lainnya terkait penan­ganan covid 19. Alhamdulillah terbukti mene­kan tingkat penyebaran Covid di Indonesia,” kata @bigwin588.

Menurut @_WongAlit, meskipun semua orang mengalami kejenuhan selama 2021 den­gan kebijakan PPKM, nyatanya PPKM manjur untuk menekan angka persebaran Covid-19. @Dewi_Maria2 mewanti-wanti masyarakat agar selalu waspada karena pandemi Covid-19 belum berakhir.

Baca juga : PPKM Diperpanjang Lagi, Rupiah Makin Loyo

“Jangan lengah, walau sudah divaksin dan selalu jaga jarak serta pakai masker. Yang pent­ing patuhi PPKM,” ujar @Dewi_Maria2.

Akun @19as_don mengatakan, walaupun level PPKM mengalami penurunan level, tidak ada alasan bagi untuk menurunkan ke­waspadaan terhadap Covid-19. Terlebih, ada Varian Omicron sudah sangat menyebar di Indonesia. [TIF]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.