Dewan Pers

Dark/Light Mode

Terbaru Kasus Karantina, Sebelumnya Tanah Di IKN

NKRI Dijajah Mafia

Rabu, 2 Februari 2022 08:51 WIB
Ilustrasi. Polisi tengah mengusut mafia yang meloloskan kekarantinaan di Bandara Soekarno Hatta. (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL).
Ilustrasi. Polisi tengah mengusut mafia yang meloloskan kekarantinaan di Bandara Soekarno Hatta. (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL).

RM.id  Rakyat Merdeka - Setelah muncul kabar mafia tanah di DKI Nusantara yang menyebabkan harga di sana naik 10 kali lipat, kali ini muncul kasus mafia karantina. Kabar adanya permainan dalam proses karantina itu sampai juga ke telinga Presiden Jokowi. Eks Wali Kota Solo itu memerintahkan Kapolri untuk mengusut kasus tersebut. Banyaknya kasus mafia membuat NKRI seperti dijajah para mafia.

Instruksi Jokowi itu disampaikan dalam Rapat Terbatas mengenai Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Kota Balikpapan, Senin (31/1). Dalam rapat itu, Jokowi memerintahkan jajarannya agar melakukan pengetatan di pintu-pintu masuk dan pelaksanaan proses karantina yang benar dari luar negeri.

Berita Terkait : Keren! Sahabat Ganjar Banten Punya Pasukan Ninja

Jokowi lalu mengaku mendapat keluhan dari Warga Negara Asing (WNA) yang menjalani masa karantina saat tiba di Indonesia. “Saya minta Kapolri mengusut tuntas permainan yang ada di karantina,” kata Jokowi.

Kasus dugaan adanya permainan dalam proses karantina sudah lama terdengar. Kasus teranyar diungkap oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. Sandi mengaku mendapat keluhan dari wisatawan asal Ukraina saat menjalani karantina di salah satu hotel di Jakarta. Menanggapi keluhan itu, Sandi memerintahkan anak buahnya untuk mengurus si pelancong hingga akhirnya bisa berlibur ke Bali.

Berita Terkait : Sambut KTT G20, Waskita Karya Percantik Jalan Di Bali Dan Jakarta

Ketua Satgas Covid-19, Letjen TNI Suharyanto mengaku akan segera menindaklanjuti soal permainan karantina WNA. Kata dia, pihaknya akan meningkatkan pengawasan dan pelaksanaan karantina. “Khususnya karantina di hotel-hotel,” kata Suharyanto, kemarin.

Bagaimana tanggapan Polri? Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo menegaskan, pihaknya siap melaksanakan arahan Jokowi. “Polri akan turun bersama stakeholders terkait dan menindak tegas terhadap siapa saja yang terbukti melakukan pelanggaran kekarantinaan,” kata Dedi, kemarin.

Berita Terkait : Kasus Korupsi Pembangunan IPDN, KPK Segera Tahan Direktur Waskita Karya

Jenderal bintang dua itu memastikan akan mengusut dan menindak oknum dari instansi mana pun yang terlibat permainan kekarantinaan. “Keselamatan masyarakat adalah hukum yang tertinggi,” tegasnya.
 Selanjutnya