Dewan Pers

Dark/Light Mode

Terbaru, Kasus Tabrak Lari

Andika Direpotin Anak Buah Mbalelo

Minggu, 26 Desember 2021 07:30 WIB
Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa. (Foto: Antara/Nyoman Hendra Wibowo)
Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa. (Foto: Antara/Nyoman Hendra Wibowo)

RM.id  Rakyat Merdeka - Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa kembali direpotin anak buahnya yang mbalelo. Yang terbaru, Andika direpotin tiga anak buahnya yang melakukan tabrak lari sejoli di Nagreg, Jawa Barat. Bukannya membawa korban ke rumah sakit, mereka malah membuangnya ke sungai. Mengetahui hal itu, Andika pun marah besar.

Kejadian bermula saat dua orang sejoli; Handi dan Salsabila ditabrak di dekat SPBU Nagreg oleh mobil Panther berpelat B, 8 Desember lalu. Setelah kejadian, kedua korban langsung dimasukkan ke mobil.

Berita Terkait : Pelaku Tabrak Lari Pesepeda Di Bundaran HI Divonis 8 Tahun, Ini Kata Bike To Work

Warga yang berada di sekitar tempat kejadian tak menaruh curiga, dan menganggap pelaku akan membawa korban ke Rumah Sakit terdekat. Untungnya, ada warga sekitar yang sempat memotret orang yang berada di dalam mobil Panther ketika menggotong korban, termasuk nomor polisi mobilnya.

Merasa khawatir anak-anaknya tak pulang-pulang, orang tua Handi dan Salsabila pun mencarinya. Mereka pun mendapat kabar anaknya kecelakaan dan dibawa ke rumah sakit oleh pelakunya.

Berita Terkait : Australia Umumkan Kasus Lokal Omicron, Dari Siswa Di Sydney Yang Tak Punya Riwayat Ke LN

Mereka pun langsung mencari ke seluruh rumah sakit dan puskesmas di sekitar tempat kejadian. Namun, sayangnya tidak ada nama kedua anaknya di semua rumah sakit dan puskemas yang ada. Mereka tidak menyerah dan terus melakukan pencarian.

Sampai akhirnya, pada Sabtu (11/12), jasad Handi ditemukan di Sungai Serayu, Banyumas, sementara jasad Salsabila ditemukan di aliran Sungai Serayu, Cilacap. Penemuan jasad mereka jauh dari tempat kejadian tabrakan.

Berita Terkait : Pemerintah Tak Larang Mudik Tapi Sebaiknya Di Rumah Saja

Polisi langsung bergerak cepat. Berpatokan pada video saat terjadi kecelakaan, Polres Bandung pun akhirnya menemukan titik terang pelakunya.

Pelakunya ada tiga. Mereka adalah prajurit TNI Angkatan Darat. Mereka adalah Kolonel Infantri P dari Korem Gorontalo, Kopral Dua DA dari Kodim Gunung Kidul, dan Kopral Dua Ahmad dari Kodim Demak.
 Selanjutnya