Dark/Light Mode

Rayu Investor 40 Negara

Jokowi Pamer Angka-angka

Kamis, 10 Februari 2022 08:20 WIB
Presiden Joko Widodo (Foto: BPMI Setpres).
Presiden Joko Widodo (Foto: BPMI Setpres).

 Sebelumnya 
“Momentum pemulihan investasi ini harus dijaga dengan baik. Reformasi struktural akan terus kami lanjutkan. Angka untuk menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif akan terus kita lanjutkan,” janji Jokowi.

Presiden juga menekankan hilirisasi yang terus ditingkatkan. Menurutnya, hilirisasi produk-produk tambang yang telah dilakukan seperti pada nikel akan terus didorong untuk bauksit, tembaga, dan lainnya.

Baca juga : Soal Regulasi Industri Pers Nasional, Jokowi Percayakan Pada PWI Dan Dewan Pers

Pemerintah, lanjut Jokowi, juga akan membangun ekosistem industri semikonduktor yang akan di mulai dengan investasi poly silikon dan chip design.

Green industrial park di Kalimantan Utara akan menjadi showcase utama dan titik penting transformasi ekonomi Indonesia,” jelasnya.

Baca juga : Kepada Jokowi, Anies Tunjukkan Kepatuhan

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan, investor yang boleh masuk harus berkualitas. Yakni, investasi juga harus disertai dengan pemulihan kegiatan ekonomi, penurunan tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran, dan indeks rasio gini.

“Ini adalah tiga indikator utama yang menunjukkan kualitas pertumbuhan lebih baik,” katanya.

Baca juga : Investasi Manufaktur Naik, Jumlah Pengangguran Berkurang

Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan, peranan investasi sangat penting karena berkontribusi sekitar 30 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Andry melihat jika pada 2022, target investasi naik menjadi Rp 1.200 triliun, harus ada strategi jitu untuk mendorongnya. [KPJ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.