Dark/Light Mode

Kejar Target Vaksinasi, Perketat Lagi Prokes

Yang Divaksin Aja Bisa Kena Covid, Apalagi Yang Belum!

Jumat, 4 Maret 2022 08:05 WIB
Vaksinasi Covid-19. (Foto: Randy Tri Kurniawan/RM.id)
Vaksinasi Covid-19. (Foto: Randy Tri Kurniawan/RM.id)

 Sebelumnya 
Soedjatmiko, khawatir Omicron merebak di wilayah yang capaian vaksinasinya masih rendah.

“Ini kemungkinan belum merata di tingkat kabupaten/kota, kecamatan/desa. Berarti, di 25 provinsi masih dapat terjadi penularan yang luas dan cepat,” bebernya.

Baca juga : Kapolri Minta Vaksinasi Booster Untuk Lansia Dimaksimalkan

Dia berharap, ada upaya lebih cepat untuk mendorong vaksinasi dosis primer di wilayah-wilayah yang belum merata. Begitu juga dengan vaksinasi booster atau penguat yang harus dilaksanakan.

Dengan begitu, masyarakat bisa terhindar dari keparahan atau gejala berat akibat Covid-19.

Baca juga : Nggak Pakai Lama, 3 Bulan Setelah Vaksinasi Primer, Lansia Bisa Langsung Booster

Tapi, Soedjatmiko mengingatkan, vaksinasi dan prokes harus dilaksanakan berdampingan untuk memberikan perlindungan lebih optimal.

Tim Advokasi Vaksinasi Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) ini menjelaskan, setelah tiga bulan, efektivitas vaksin mulai menurun. Sehingga, walau pun sudah disuntik vaksin dua kali, masih dapat tertular Covid-19. Tapi, umumnya ringan.

Baca juga : Kenapa Sudah Divaksin Masih Bisa Kena Covid?

“Kecuali lansia, mereka yang memiliki komorbid, atau kalau jumlah virus sangat banyak, maka berpotensi sakit berat atau meninggal,” ingat Soedjatmiko.

Dia pun meminta Pemerintah lebih memperhatikan vaksinasi bagi lansia. Soalnya, saat ini vaksinasi Covid-19 pada lansia baru mencapai 53,5 persen untuk dosis kedua. Sedangkan dosis ke 3 (booster), baru mencapai 6,2 persen.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.