Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Getol Kampanye Capres 2024, Tapi Usul Pemilu Ditunda
Imin, Lain Di Mulut, Lain Di Hati
Selasa, 8 Maret 2022 08:44 WIB
Sebelumnya
“Kami sowan kiai, konsolidasi dan mohon doa restu untuk didukung dan didoakan persiapan Pilpres 2024,” ujarnya.
Kunjungan ke Tulungagung merupakan hari ke tujuh dari sepekan rangkaian safari Imin ke ponpes dan alim ulama NU se-Jawa Timur. Sebelumnya, dia sudah berkunjung ke tokoh-tokoh NU dan kiai sepuh di Sidoarjo, Jombang, Pacitan, Ngawi, Madiun, Trenggalek, Tulungagung, Kediri, dan Surabaya. Dalam setiap kunjungannya, Imin selalu sowan kepada para alim ulama NU dan menyampaikan niatnya nyapres mewakili warga nahdliyin melalui PKB.
Baca juga : Usul Pemilu Ditunda Jadi Kurang Tenaga
Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menegaskan, partainya sudah siap mengikuti Pemilu, terlepas Pemilu 2024 ditunda atau tidak. Jazil pun sesumbar, PKB sudah mempersiapkan diri memenangkan pemilu. “PKB siap lahir batin, kapan pun pemilu digelar,” ucapnya.
Sikap Imin yang lain di hati lain di mulut ini disindir pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno. Dia menyebut, Imin sedang galau akut.
Baca juga : Imin Lempar Bola Ke Presiden
“Biasanya kalau galau suka bingung menentukan skala prioritas,” ledek Adi, kemarin.
Adi menduga, Imin saat ini sedang dilema. Imin takut namanya tenggelam di bursa capres jika menyetop kampanye. Kalau hal itu terjadi, peluangnya untuk nyapres kembali gagal.
Baca juga : Sekjen Perindo: Presiden Jokowi Tak Tertarik 3 Periode
“Jadinya, serba paradoks. Usul nunda Pemilu tapi dikecam dan di-bully publik. Mau stop kampanye politik bisa membuat nama Cak Imin hilang di peredaran Pilpres,” imbuh Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia itu. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya