Dark/Light Mode

Warga Kota dan Budaya Klik

Kamis, 10 Maret 2022 11:05 WIB
Dr. Tantan Hermansah, pengampu MK Sosiologi Perkotaan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta dan Anggota Komisi Infokom MUI Pusat
Dr. Tantan Hermansah, pengampu MK Sosiologi Perkotaan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta dan Anggota Komisi Infokom MUI Pusat

 Sebelumnya 
Terlebih lagi, selain tontonannya lebih demokratis, sistem produksinya pun tidak hanya bisa diproduksi oleh talenta tv, tetapi oleh semua orang. Dari kualitas yang jelek karena diproduksi seadanya, sampai yang dibuat dengan kualitas seperti studio profesional. Semua ada dan bisa tayang.

Di ruang-ruang itulah kanal-kanal hiburan-hiburan menyala, mengisi ruang-ruang kesepian manusia yang haus hiburan, sambil berharap ada keajaiban.

Baca juga : Harga Jagung Rawan Melonjak

Sementara di sana, stasiun tv mulai kalang kabut. Di mana produksi tayangannya mulai dijauhi para penonton militannya. Hal ini dikarenakan keterbatasan dari sistem industri televisi itu sendiri yang memang tidak bisa seperti tayangan YouTube atau kanal lain.

Di kanal baru ini, aspek partisipasi muncul dalam beragam ikon emosi yang merepresentasikan sesuatu: “Like” atau gambar jempol ke atas, “Subscribe” dan sebagainya menjadi kosa kata baru dalam ruang diskusi dan pergaulan.

Baca juga : Ogah Maju Tanpa Perahu PKS

Namun yang lebih dalam dari itu, budaya baru itu pun perlahan kemudian membentuk model-model relasi dan sistem komunikasi masyarakat. Bahkan dalam beberapa hal, budaya klik itu akhirnya membentuk struktur masyarakat itu sendiri. Sehingga tidak sedikit, demi klik “Like”, misalnya, seseorang siap melakukan banyak hal, bahkan ke taraf tindakan yang sangat unik, khas, bahkan ekstrim. [*]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.