Dewan Pers

Dark/Light Mode

Yanti Airlangga Ajak Generasi Muda Cintai Pakaian Tradisional

Kamis, 24 Maret 2022 14:13 WIB
Yanti Airlangga (duduk tengah) bersama para pecinta budaya dalam organisasi Warisan Budaya Indonesia (WBI). (Foto: Dok. WBI)
Yanti Airlangga (duduk tengah) bersama para pecinta budaya dalam organisasi Warisan Budaya Indonesia (WBI). (Foto: Dok. WBI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Keragaman budaya Indonesia adalah kekayaan yang sangat bermakna. Sebagai sebuah negara kepulauan dengan letak geografis yang diapit dua benua, Australia dan Asia, dan berada di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, Indonesia memiliki lebih dari 400 suku bangsa.

Dengan latar belakang ini, Indonesia pun memiliki begitu banyak pakaian adat, alat musik tradisional, tarian adat, senjata tradisional, makanan khas, dan berbagai upacara adat. Semua ini menjadi warisan leluhur yang tidak hanya layak untuk dibanggakan, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaganya.

Dengan semangat inilah, Warisan Budaya Indonesia (WBI) berdiri. Warisan Budaya Indonesia dibentuk oleh 10 pecinta budaya pada 24 November 2021. Mereka adalah Yanti Airlangga, Loemongga Agus Gumiwang, Pandu Sjahrir, Anindya Bakrie, Gista Wishnutama, Liliana Tanoesoedibjo, Emmanuel L Wanandi, Meutya Hafid, dan Raffi Ahmad. Yanti Airlangga didapuk menjadi Ketua Pembina WBI.

Berita Terkait : Mabuk Saat Latihan, Neymar Jadi Konyol

Sebagai sebuah organisasi nirlaba, WBI didirikan untuk menjaga integritas tradisi budaya Indonesia dan meningkatkan kehidupan berbudaya pada masyarakat Indonesia. Caranya, dengan melestarikan dan senantiasa mempromosikan warisan budaya Indonesia.

Yanti Airlangga ingin WBI ikut mengembangkan warisan budaya yang dimiliki oleh Indonesia, serta mendorong masyarakat Indonesia agar bangga dengan kekayaan budaya yang dimiliki. Salah satunya adalah pakaian adat tradisional Indonesia yang sangat beraneka ragam dan mempesona.

“Saat ini, semakin sedikit acara yang menggunakan pakaian adat atau pakaian tradisional. Karena kami ingin mencoba memulai, sekaligus menunjukkan kepada generasi muda bahwa pakaian tradisional juga bisa dikemas dengan menarik dan kekinian,” ucapnya.

Berita Terkait : Cak Imin Mengkhayal Beli Pantai Dan Hotel

Sementara itu, sebagai salah satu pendiri WBI dari kalangan generasi muda, Raffi Ahmad mengatakan bahwa dunia teknologi digital dan segala perkembangannya bisa menjadi sarana pendukung untuk mengajak generasi muda agar terus memiliki semangat mencintai budaya Indonesia. “Saya sebagai bagian dari generasi muda yang memiliki media Rans, berharap bisa ikut memberikan kontribusi menggaungkan pelestarian budaya Indonesia di dalam dan luar negeri melalui kreatif konten di media kami. Salah satu kegiatan yang pernah kami lakukan adalah ikut dalam aksi jelajah Indonesia, untuk mempromosikan pariwisata alam dan kekayaan budaya Indonesia,” jelasnya.

WBI telah melakukan beberapa kegiatan. Di antaranya membantu pelaku UMKM wastra Nusantara melalui penjualan secara online, membawa koleksi wastra Nusantara untuk dipamerkan di mancanegara, dan mengajak generasi muda/milenial lebih mengenal budaya dan adat istiadat daerah.

WBI juga terus berupaya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak yang memiliki harapan yang sama, agar budaya Indonesia bisa terus dipertahankan dan dikembangkan. Tidak hanya sekadar menjadi mahakarya semata, tetapi juga bisa menjadi devisa negara yang membawa kesejahteraan bagi para pelaku budaya. [USU]