Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Ketum DPP KNPI Ilyas Indra: Banyak Ormas Kepemudaan Berpolemik
Jumat, 8 April 2022 20:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Banyaknya versi organisasi pemuda yang tergabung dalam wadah organisasi kepemudaan KNPI, saat ini menimbulkan sejumlah polemik di tengah masyarakat.
Demikian disampaikan Ketua Umum DPP KNPI hasil Kongres Luar Biasa, Mandalika Lombok, Ilyas Indra.
Ilyas mengaku bahwa dirinya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP KNPI dan dan Fahd El Fouz Arafiq selaku Ketua Majelis Pemuda Indonesia periode 2021 - 2024, memiliki historikal organisasi KNPI yang sah dan legal standing.
Baca juga : Pemilik Rajendra Farm Ajak Generasi Muda Beternak Modern
Ilyas mengungkapkan, bahwa sejarah dari KNPI yang dipimpinnya adalah berawal dari Kongres Luar Biasa KNPI/Pemuda Tahun 2015 di Hotel Kartika Chandra Jakarta, dan berhasil memilih Fahd El Fouz Arafiq sebagai Ketua Umum dan Taufan Eko Nugroho Rotorasiko sebagai Ketua Majelis Pemuda Indonesia periode 2011-2014.
Menurutnya, kepengurusan DPP KNPI periode 2015-2018 yang dipimpin Fahd Arafiq sah secara organisasi, karena hasil Kongres Luar biasa, sesuai AD/ART memiliki Ketua MPI Taufan sebagai ketua dimisoner periode sebelumnya.
"Dan di periode ini sesuai dengan Undang-undang Ormas. Di mana KNPI Fahd Rafiq memiliki Surat Keputusan dari Kementrian Hukum dan Ham RI," ujar Ilyas Indra dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/4/2022).
Baca juga : Sastra Jendra Dan Usul Penundaan Pemilu
Kemudian, kata Ilyas, memasuki akhir jabatannya, DPP KNPI yang dipimpin Fahd Arafiq menyelenggarakan Kongres tepat waktu. Yakni pada Desember 2018 dengan menghasilkan Ketua Umum saudara Abdul Aziz, untuk kepemimpinan DPP KNPI periode 2018-2021.
"Ini artinya, organisasi KNPI yang dipimpinnya berjalan dengan baik dan sah baik secara AD/ART organisasi maupun secara Konstitusi Undang-undang Keormasan," ujarnya.
Selanjutnya, pada ketiga periodesai DPP KNPI periode 2018-2021 juga melaksanakan kongres tepat waktu yakni tanggal 20 -23 September 2021 di Mandalika Lombok Nusa Tenggara Barat. Dan berhasil memilih Raden Andreas Nandiwardhana sebagai Ketua umum.
Baca juga : Temui Dubes Selandia Baru, Airlangga Bahas Kerja Sama Ekonomi
"Namun, di tengah perjalanan karena keinginan pribadi, saudara Raden Andreas Nandiwardhana mengundurkan diri sebagai Ketum DPP KNPI periode 2021-2024. Karena mengalami kekosongan ketua umum, maka DPP KNPI menyelenggarakan Kongres Luar biasa tanggal 01 - 02 April 2022 di Mandalika Lombok NTB," kata Ilyas.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya