Dark/Light Mode

Biar Adem, Pastikan Pemilu 14 Februari 2024

Minggu, 10 April 2022 14:51 WIB
Ilustrasi Pemilu 2024 (Foto: Istimewa)
Ilustrasi Pemilu 2024 (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi telah menyampaikan sikapnya terkait wacana penundaan Pemilu 2024, yang sempat bergulir. Tapi  masih banyak yang belum puas. Beberapa pernyataannya dinilai masih bersayap.

Karena itu, peneliti Indikator Politik Indonesia (IPI) Bawono Kumoro menyarankan, agar Jokowi bisa meyakinkan masyarakat soal komitmennya menggelar Pemilu pada tahun 2024. Berbarengan dengan momen pelantikan KPU dan Bawaslu, pada Selasa (12/4) mendatang.

Tidak ada penundaan Pemilu maupun perpanjangan masa jabatan Presiden, sebagaimana pernah disuarakan politisi.

Baca juga : Dubes Swedia Marina Berg, Resmikan Pembukaan Gerai Ke 6 IKEA

"Akan baik sekali, apabila saat pelantikan anggota KPU dan Bawaslu, Presiden Jokowi secara terang benderang menegaskan, Pemilu 2024 akan diselenggarakan pada 14 Februari 2024," kata Bawono dalam keterangannya, Minggu (10/4).

Pelaksanaan Pemilu tanggal 14 Februari 2024 ini, telah sesuai dengan kesepakatan bersama yang telah dicapai pemerintah dengan DPR serta KPU beberapa bulan lalu, saat rapat bersama di Komisi II DPR.

"Penegasan secara terang benderang itu sangat diperlukan untuk mengunci berbagai manuver orang di sekeliling presiden, dalam merealisasikan agenda penundaan pemilu 2024," tandasnya.

Baca juga : Kemlu Pastikan WNI Tetap Aman Di Tengah Krisis Sri Lanka

Fokus Siapkan Pemilu 2024

Pada Sabtu (9/4), Menko Polhukam Mahfud MD menyampaikan, Presiden Jokowi akan melantik anggota KPU dan Bawaslu terpilih pada Selasa (12/4).

Kepastian tanggal pelantikan itu disampaikan Mahfud dalam Rapat Koordinasi Terbatas mengenai Perkembangan Situasi Politik dan Keamanan di Dalam Negeri yang dilaksanakan di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat.

Baca juga : Pertamina Pastikan BBM Di Maluku Dan Papua Tercukupi

Mahfud menegaskan, hal itu menjadi bukti nyata bahwa pemerintah fokus menyiapkan Pemilu 2024.

"Ini sebagai bukti bahwa pemerintah fokus menyiapkan pelaksanaan Pemilu tahun 2024 bersama dengan KPU dan DPR. Dengan tetap menghormati independensi KPU dan Bawaslu," ucap Mahfud. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.