Dewan Pers

Dark/Light Mode

Sowan Ke PBNU, Jaksa Agung Bicara Penegakan Hukum

Selasa, 12 April 2022 23:29 WIB
aksa Agung, Sanitiar Buhanuddin bersilahturahmi dengan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf di Kantor PBNU Jakarta, Selasa (12/4). (ANTARA/HO-Puspenkum Kejaksaan Agung)
aksa Agung, Sanitiar Buhanuddin bersilahturahmi dengan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf di Kantor PBNU Jakarta, Selasa (12/4). (ANTARA/HO-Puspenkum Kejaksaan Agung)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf di Kantor PBNU Jakarta, Selasa (12/4). Pertemuan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi Jaksa Agung, Burhanuddin atas terpilihnya Yanya Cholil Staquf sebagai Ketum PBNU.

Dalam pertemuan itu, Jaksa Agung meminta dukungan PBNU dalam rangka penegakan hukum, terutama kasus-kasus korupsi yang ditangani oleh Korps Adhyaksa tersebut.

Berita Terkait : Kuliah Umum Di IPDN, Jaksa Agung Bicara Keadilan Restoratif

“Saya berharap NU dapat berperan dalam penerapan nilai-nilai lokal di berbagai Rumah Restoratif yang dibentuk di seluruh Indonesia sebagai program yang saat ini mendapat apresiasi dari masyarakat,” kata Burhanuddin dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf menyambut baik pertemuan dengan Jaksa Agung  dalam rangka menjalin kerja sama antara NU dengan Kejaksaan.

Berita Terkait : Fokus Kerja, Jokowi Larang Menteri Bicara Perpanjangan Jabatan Presiden

Menurut dia, ada banyak kerja sama yang bisa dijalin, terutama pembinaan di bidang hukum bagi sekitar 20 ribu pesantren dan madrasah yang dimiliki oleh NU di seluruh Indonesia. NU membutuhkan penceramah di bidang hukum dengan menggalakkan program Jaksa Masuk Pesantren.

Kedua belah pihak sepakat menindaklanjuti pertemuan dengan membuat nota kesepahaman (MoU) sehingga terjadi kerja sama yang erat dalam rangka pencegahan tindakan melawan hukum dan penegakan hukum di masyarakat. 

Berita Terkait : Kementan Komitmen Realokasi Anggaran Dan Tingkatkan Kinerja

Sebagaimana diketahui, Kejaksaan Agung telah mendirikan Rumah Restoratif di seluruh Indonesia sebagai lembaga yang dapat menyelesaikan perkara secara cepat, sederhana dan biaya ringan.[MFA]