Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dikritik AS, Begini Kata KPK Soal Dugaan Pelanggaran Etik Lili Pintauli
Minggu, 17 April 2022 14:19 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi kritik Amerika Serikat (AS) terhadap Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar yang tengah tersandung kasus dugaan pelanggaran etik.
"Kami mengajak pihak-pihak untuk tetap menghormati proses pemeriksaan yang sedang berlangsung di Dewas," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri lewat pesan singkat, Minggu (17/4).
Baca juga : Stok Aman, Kementan Kawal Ketersediaan Pangan Di Kalteng
Diingatkan jubir berlatarbelakang jaksa itu, pembuktian dan putusan dalam penegakan etik di KPK menjadi ranah tugas dan kewenangan Dewas sesuai UU KPK. "Pimpinan pun akan kooperatif jika nanti dibutuhkan informasi dan keterangannya," tuturnya.
Sedangkan atas pelanggaran etik yang sebelumnya terjadi, Ali mengingatkan sanksinya telah dilaksanakan sebagaimana putusan Dewas.
Baca juga : Gaskita Pintar PGN Siap Layani 154 Ribu Calon Pelanggan Di DKI Jakarta
"Dewas KPK tentu telah menjalankan tugasnya sesuai mekanisme dan pertimbangan profesionalnya sebagai penegak kode etik bagi insan KPK," tandas Ali.
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango malah menyerang AS yang mengkritik koleganya di komisi antirasuah itu. "AS memang kerap kali mengurusi persoalan negara lain. Namun, lanjut Nawawi, AS malah luput akan urusan negaranya sendiri," ujarnya, Sabtu (16/4).
Baca juga : Sawah Di Padang Kekeringan, Kementan Sarankan Petani Ikut Asuransi Pertanian
Nawawi pun enggan mengomentari soal kritik dan laporan AS soal koleganya tersebut. Nawawi berdalih, dia tidak suka bergunjing. "Kalau saya nggak suka 'gunjingin' orang lain, apalagi sesama rekan, mana ini lagi bulan puasa," tutur Nawawi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya