Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sebelumnya
“Kedua, bila halal bihalal dilakukan di ruang terbuka atau jendela terbuka semua, maka boleh makan dan minum asal jaga jarak,” kata dia.
Akun @dr_koko28 bingung dengan aturan halal bihalal tanpa makan dan minum. Dia menyarankan, Pemerintah lebih baik mengedukasi masyarakat agar pakai masker, masker dibuka saat makan dan minum, ada jaga jarak, dan kalau bisa halal bihalalnya outdoor. “Apa bawa pulang nasi kotaknya? Mana tahan warga,” ujarnya.
Baca juga : Minuman Berserat Dengan Extra Vitamin, Kunci Puasa Sehat
Seharusnya, kata @Rangga_Agni, Pemerintah membebaskan rakyatnya merayakan Lebaran. Kalaupun ada yang terinfeksi Covid- 19, dipersilakan saja masuk rumah sakit dan menebus obat dengan membayar sendiri.
“Kasihan warga yang sudah jaga prokes ketat, tapi ditularin oleh orang yang bebal dan bodo amat dengan Covid-19,” ujar @ Advadrn.
Baca juga : Kapolri Dapat Wanginya
Akun @dinasusanti12 menilai, lucu kebijakan Pemerintah. Saat Ramadan, Pemerintah membolehkan buka bersama, tapi tidak boleh ngobrol. Sekarang, muncul imbauan halal bihalal tapi tidak boleh makan dan minum di tempat. “Melarang sesuatu yang sulit banget dilakukan, dan hampir gak mungkin,” imbuh @Ichamarissa.
Akun @Fraudline menjelaskan, yang namanya halal bihalal, pasti makan dan minum disertai ngobrol dengan sanak keluarga dan teman-teman.
Baca juga : Kosgoro 1957 Bagikan Ratusan Nasi Kotak Selama Ramadan
“Kegembiraan setelah sebulan berpuasa layak dirayakan dengan penuh syukur dan harapan yang lebih baik dari sebelumnya,” tandas @Muhyati Wijaya. [TIF]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya