Dark/Light Mode

WFH Sepekan Usai Mudik

Cocok, Bisa Kurangi Risiko Penularan Covid Di Kantor

Rabu, 11 Mei 2022 06:30 WIB
Ilustrasi work from home. (Foto: Istimewa).
Ilustrasi work from home. (Foto: Istimewa).

 Sebelumnya 
“Peningkatan mobilitas dan aktivitas ekonomi selama arus mudik dan libur Lebaran memiliki risiko terhadap penyebaran kasus Covid-19,” kata @Chinta_chintata.

Akun @rasa2086 menilai langkah Pemerintah sudah sangat tepat terkait pasca mudik Lebaran 2022. WFH demi mencegah terjadinya klaster baru Covid-19.

“Mari kita dukung kebijakan Pemerintah dalam menangani kasus Covid-19 pasca mudik Lebaran 2022,” ajak dia.

Baca juga : Efektif Atasi Macet, Asalkan Semangat Kerja Tak Kendor

Akun @RizkiDikka memastikan WFH tidak akan mengganggu administrasi dan pelayanan pemerintahan. Soalnya, saat ini sudah ada sistem pemerintahan berbasis elektronik

“WFH atau kerja dari rumah bisa mengurai kemacetan dan mencegah penularan Covid- 19,” kata @DemokratIsMe14.

Menurut @akang_hero, libur panjang dan tambahan WFH bagi yang berpenghasilan tetap dan memiliki tabungan cukup, pasti membahagiakan. Namun, bagi yang penghasilanya harian dan tidak tetap, sangat merisaukan. “Sepertinya libur panjang dan WFH bagi negeri ini lebih tenang dan adem,” kata dia.

Baca juga : Jasa Marga Gelar Shalat Id Di Rest Area

Sementara, @Saban_roy tidak setuju dengan WFH usai mudik lebaran. Dia bilang, saat Work From Office (WFO) saja banyak pekerja yang mengaku sibuk sampai tidak sempat melayani publik.

“Apalagi WFH. Ya, berasa libur, masyarakat yang perlu layanan silakan gigit jari,” kritiknya.

Akun @Katyusha menyambung. Kata dia, dampak WFH bagi ASN akan ke mana-mana. Apalagi, jika ASN yang WFH yang bekerja pada institusi layanan masyarakat.

Baca juga : Lepas Mudik Gratis Polri, Kapolri: Bantu Masyarakat Dan Kurangi Beban Jalan

“Aduh banyak urusan masyarakat yang ketunda lagi,” ujar @Katyusha. “Bila PNS dan karyawan swasta keduanya WFH selama 2 minggu, nanti macetnya 16 Mei,” tukas @Quraisy. [TIF]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.