Dewan Pers

Dark/Light Mode

Geledah 2 Rumah Di Jayapura

KPK Sita Dokumen Proyek di Kasus Dugaan Korupsi Mamberamo Tengah

Kamis, 9 Juni 2022 18:11 WIB
Gedung KPK. (Foto: Ist)
Gedung KPK. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah selesai melaksanakan upaya paksa penggeledahan di dua rumah kediaman di wilayah Kota Jayapura, Papua, Rabu (8/6).

"Rumah kediaman tersebut adalah rumah dari pihak-pihak yang terkait dengan perkara ini, yang berada di Kelurahan Waena Kecamatan Heram, Kota Jayapura dan di Kotaraja, Kecamatan Abepura, Kota Jayapura," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri lewat pesan singkat, Kamis (9/6).

Berita Terkait : KPK Bakal Kembangkan Dugaan Korupsi Penyaluran Dana Bergulir Fiktif LPDB-KUMKM Di Wilayah Lain

Dari dua lokasi ini, ditemukan dan diamankan berbagai dokumen proyek yang diduga kuat memiliki keterkaitan dengan perkara.

"Selanjutnya analisa dan penyitaan dilakukan untuk melengkapi berkas perkara dari para tersangka," imbuhnya.

Berita Terkait : Jakarta Klaim Ikut Kampanyekan Energi Ramah Lingkungan

KPK tengah mendalami kasus dugaan suap dan gratifikasi berbagai proyek di Pemkab Mamberamo Tengah, Papua.

"Setelah mengumpulkan berbagai bahan keterangan dan kemudian KPK menemukan bukti permulaan yang cukup, saat ini telah meningkatkan ke proses penyidikan terkait dugaan korupsi berupa pemberian dan penerimaan suap serta gratifikasi terkait pelaksanaan berbagai proyek di Pemkab Mamberamo Tengah, Provinsi Papua," ungkap Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (7/6).

 

Berita Terkait : Wali Kota Ambon Tersangka Korupsi Izin Gerai Alfamidi

Namun, jubir berlatarbelakang jaksa itu belum bisa membeberkan para tersangka sekaligus konstruksi perkara. Kebijakan KPK era Firli Bahuri cs, pengumuman tersangka akan dilakukan saat upaya paksa seperti penahanan dan penangkapan. ■