Dark/Light Mode

Libatkan Komnas HAM cs Usut Kasus Polisi Tembak Polisi, Kapolri Dapat Jempol

Kamis, 14 Juli 2022 20:24 WIB
Ketua Umum Poros Muda Indonesia, Frans Freddy. (Foto: Ist)
Ketua Umum Poros Muda Indonesia, Frans Freddy. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Poros Muda Indonesia (PMI) mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang melibatkan pihak eksternal dalam mengusut kasus polisi tembak polisi di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. 

"Kami mengapresiasi Kapolri yang membentuk tim khusus dan bahkan melibatkan pihak eksternal, seperti Komnas HAM, Komnas Perempuan, dan lain-lain,” ujar Ketua Umum PMI Frans Freddy dalam keterangannya, Kamis (14/7).

Baca juga : Ingatkan Reputasi Polri, Trimedya Pertanyakan Senjata Bharada E 

Dia berharap publik tak lagi mempertanyakan keseriusan Polri dalam penanganan kasus saling tembak antara Bahrada E dengan Brigadir J kepada Polri. 

Untuk diketahui Kapolri membentuk tim khusus menangani kasus polisi tembak polisi di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Tim dipimpin Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono

Baca juga : DPR Minta Kasus Polisi Tembak Polisi Ditangani Bareskrim

“Kita percaya dan mendukung Kapolri untuk menuntaskan kasus ini,” tambah Frans

Dia menyarankan, agar tim khusus melibatkan keluarga dalam setiap proses penyelidikan sehingga kasus ini transparan dan terang benderang. Tidak boleh ada informasi yang ditutupi. 

Baca juga : DPR Dorong Tim Bentukan Kapolri Transparan Dan Akuntabel

“Keluarga harus dilibatkan agar menjamin kepastian hukum sehingga tidak menjadi polemik di tengah masyarakat,” ucap Frans.

Lebih lanjut, Frans menyampaikan agar kejanggalan yang beredar di ruang publik dapat dijawab dengan fakta sebenarnya. “Polisi adalah insitusi yang dipercaya oleh masyarakat. Harapan bagi masyarakat, kasus ini dapat selesai dengan transparan dan adil dalam proses hukum,” beber Frans.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.