Dark/Light Mode

Layak Maju Capres, Puan Didukung Struktur Politik Yang Solid

Jumat, 15 Juli 2022 12:55 WIB
Puan Maharani/IG
Puan Maharani/IG

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedy Kurnia Syah menjelaskan alasan Puan Maharani layak maju menjadi calon presiden (capres) 2024.

Puan dinilai Dedy, didukung oleh struktur politik yang solid. Hal itu ditunjukkan dengan fakta bahwa mayoritas pemilih Puan adalah pemilih partai politik, dalam hal ini PDIP.

"Kita lihat dari struktur politik Puan Maharani. Siapa pun yang diusung PDIP besar kemungkinan kader akan solid," kata Dedy dalam talk show di Apa Kabar Indonesia Malam, Kamis (14/7).

Baca juga : PD Qatar 2022, Panggung Terakhir Cristiano Ronaldo

Kesolidan kader itu juga yang membuat PDIP bisa memenangkan pemilu dua kali berturut-turut, pada 2014 dan 2019.

Dedy juga melihat ketokohan Puan Maharani yang dekat dengan kelompok-kelompok tradisional. Hal itu pun sesuai dengan karakteristik PDIP yang memiliki jargon partainya wong cilik.

"Kita bisa cek daerah pemilihan Puan Maharani berada, di daerah Jawa, lebih banyak nilai-nilai tradisional. Dan Puan bisa keluar dari dapilnya sebagai anggota parlemen dengan suara terbanyak, ini kan juga catatan," ujar Dedy.

Baca juga : Amunisi Politik Demokrat Berlipat

Lebih lanjut, dia menilai Puan tak memiliki persoalan dengan adanya dikotomi gender. Sebab, banyak daerah di Indonesia yang ramah terhadap kepemimpinam perempuan.

Dedy memprediksi, bisa saja kemenangan Jokowi dalam Pilpres 2014 terulang kembali, andai Puan jadi diusung PDIP sebagai capres pada 2024.

"Misalnya yang terjadi di 2014, siapa yang bisa mengira Prabowo akan terjungkal di 2014? Hampir semuanya tidak mengira. Begitu Jokowi muncul saat itu, maka situasinya berubah," ujarnya.

Baca juga : Pacu Akselerasi Presisi, PKB Minta Polri Tambah Solid

Artinya, dikotomi yang selama ini mengatakan bahwa elektabilitas rendah dan semacamnya itu hanya propaganda sebelum masa keterusungan. 

“Begitu masa keterusungan sudah dimulai, kemudian PDIP sudah menentukan yang akan diusung, maka persoalan elektabilitas akan berubah siginifikan," tandasnya.■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.