Dark/Light Mode

Ciptakan Lingkungan Sehat

Ganjar Tanam 3.500 Bibit Mangrove Di Pantai Mangkang

Jumat, 5 Agustus 2022 20:01 WIB
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo bersama Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jateng, TNI, Perhutani, dinas, serta mahasiswa menanam 3.500 mangrove dan pohon cemara di Pantai Mangunharjo, Kota Semarang, dalam rangka Bulan Bakti Pramuka, Jumat (5/8). (Foto: Istimewa)
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo bersama Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jateng, TNI, Perhutani, dinas, serta mahasiswa menanam 3.500 mangrove dan pohon cemara di Pantai Mangunharjo, Kota Semarang, dalam rangka Bulan Bakti Pramuka, Jumat (5/8). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mendorong kebiasaan menanam pohon untuk pelajar sekolah dasar (SD) hingga di tingkat perguruan tinggi. Ganjar mengatakan, hal itu untuk menggerakan penghijauan di Jateng. 

"Maka saya usulkan tadi anak sekolah masuk sekolah tanam. Naik kelas tanam. Dibiasakan prestasi, hadiah kecil, berprestasi di sekolahnya sendiri, kasih pohon suruh nanem. Nanti suruh pelihara," tutur Ganjar di Pantai Mangunharjo Mangkang, Kota Semarang, Jumat (5/8). 

Lebih lanjut Ganjar menyebut kebiasaan tersebut akan menumbuhan kebanggaan anak muda. Pasalnya, kata Ganjar, mereka akan melihat pohon yang ditanamnya tumbuh dan berkembang. 

Baca juga : Ganjar Gandeng TNI AL Manfaatkan Teknologi Hidro-Oseanografi

"Kebayang nggak anak SD selama 6 tahun belajar itu pohonku loh. Anak SMP, SMA, bahkan yang kuliah itu pohonku," imbuhnya. 

Ganjar pun mengapresiasi kampus Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang telah menerapkan kebiasaan tersebut kepada para mahasiswa. Bahkan, kata Ganjar, kegiatan penghijauan itu menjadi salah satu syarat mengikuti ujian di kampus tersebut. 

"Saya respect pada Unnes. Unnes itu masuk langsung suruh tanam, kalau ngga salah cuma 4 atau 5, ngga banyak. Terus kemudian syaratnya harus hidup. Pernah suatu ketika diceritakan kepala desanya, saat itu dia mau ujian 'pohonmu yang mana?' Dan satu pohonnya mati, sehingga ujiannya ditunda," tuturnya. 

Baca juga : Ini Masukan Asosiasi Kelapa Sawit Agar Harga Bibit Migor Naik

Ganjar mengatakan, pihaknya bersama jajaran TNI-Polri dan stakeholder terkait siap membantu dan mendukung gerakan penghijauan ini. Dia mengatakan, gerakan itu akan berhasil dengan tekad memelihara lingkungan. 

"Itu bagus sekali sehingga orang punya tanggung jawab untuk itu. Kalau soal bibit pemerintah bisa, soal teknis Perhutani bisa, dinas bisa membantu. Soal tenaga TNI Polri bisa membantu, sehingga kawan-kawan mahasiswa juga bisa bantu. Ini hanya butuh mau dan yakin," tuturnya. 

Dalam kesempatan itu, Ganjar bersama Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jateng, TNI, Perhutani, dinas, serta mahasiswa menanam 3.500 mangrove dan pohon cemara di Pantai Mangunharjo dalam rangka Bulan Bakti Pramuka. 

Baca juga : Maming Jadi Tersangka Tunggal

Sebagai informasi, Ganjar menanam 101 pohon di seluruh wilayah Jateng hingga tahun 2021. Adapun pohon yang ditanam di antaranya gayam, beringin, jati, mangrove, kayu putih dan lain sebagainya. 

Saat ini total luas hutan di Jateng mencapai 1,29 juta hektare. Terdiri dari 83.705,94 hektare hutan lindung, 15.329,48 hektare hutan konservasi, 550.813,17 hutan produksi dan 640.393,88 hutan rakyat. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.