Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Mansuri mengatakan, kenaikan harga telur ayam sudah terjadi sejak bulan lalu. Dari Rp 27 ribu sampai sekarang Rp 32 ribu per kilogram. Menurut dia, ini kenaikan tertinggi dalam 5 tahun terakhir.
“Telur adalah komoditas yang cukup besar permintaannya. Jika tinggi harganya akan jadi masalah. Kami harapkan Mendag bisa menyelesaikan persoalan ini secepatnya,” ujarnya.
Baca juga : Telkom Dorong UIII Jadi Pendidikan Berstandar Internasional
Di dunia maya, cara Zulhas menyikapi kenaikan harga telur ayam mendapat sorotan dari warganet. Eks mentri kelautan dan perikanan Susi Pudjiastuti ikutan mengomentari berita terkait. Namun, Bos Susi Air ini tak mengomentari dengan kata-kata. Susi hanya memberikan ikon tertawa sebanyak 8 biji.
Follower Susi penasaran dengan tanda senyum manis itu. Menurut @yunusbara71, ikon senyum manis itu adalah sindiran terhadap respons Zulhas yang panik. “Seharusnya menteri memberi alasan kenapa naik. Minimal masyarakat dapat informasi yang menenangkan. Bukan nambah bingung. Begitu kan, Bu?,” tulisnya sambil mencolek akun @susipudjiastuti.
Baca juga : Peringati 17 Tahun Aceh Damai, Mahfud Bicara Keutuhan Bangsa
Warganet yang lain mengomentari dengan candaan kain. Akun @aviation603 mengaku heran dengan kenaikan harga pangan yang bergantian. Kata dia, hal tersebut bikin masyarakat bingung. “Dulu mau goreng telor minyaknya mahal, sekarang saat minyak curah mulai murah telornya mahal,” ujarnya.
“Hello pak mendag, nggak seberapa buat kalian, buat kami itu sangat tinggi pak. Telur ayam itu makanan kami kami yang tidak punya duit banyak untuk beli daging atau ayam, tolong dong pak mendag mengerti...... “, protes @lartohadi. “Ini menteri nggak punya empati ke rakyat kecil,” timpal @Ajie14500881. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya