Dark/Light Mode

Paloh-Puan Pelukan

Anies Masih Berpeluang Cawapres

Kamis, 25 Agustus 2022 06:50 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Basweddan. (Foto: Instagram @aniesbaswedan).
Gubernur DKI Jakarta, Anies Basweddan. (Foto: Instagram @aniesbaswedan).

 Sebelumnya 
Bagaimana tanggapan Anies soal masuknya Puan yang mengancam posisinya? Anies masih seperti biasa pelit bicara soal copras-capres. Bolak-balik ditanya jawabannya sama saja: masih fokus DKI.

“Saya urus Jakarta dulu,” singkat Anies, kemarin.

Sementara Pengamat Komunikasi Politik UIN Syarif Hidayatullah, Pangi Syarwi Chaniago menilai, masuknya PDIP ke poros NasDem tidak akan menggeser posisi Anies sebagai salah satu jagoan yang akan diusung di Pilpres nanti.

Baca juga : Langkah Politik Anies-Ganjar Makin Berat

“Sebenarnya kalau peluang Anies itu ada pada NasDem dan pada partai-partai seperti PKS dan Demokrat,” kata Pangi, kemarin. “Kalau Ganjar-Puan bagi NasDem mungkin kurang prospek. Yang lebih menjanjikan Anies-Puan,” tuturnya.

Ia memprediksi, Puan hanya akan bisa dijagokan sebagai cawapres jika elektabilitanya masih di papan bawah dalam setahun ke depan. Kecuali parpol sudah tidak percaya lagi pada hasil survei. Baru memungkinan duet Puan-Anies bisa dijalankan.

“Jika begitu, peluang Anies masih ada di cawapres,” jelasnya.

Baca juga : Diperlukan Koalisi Besar Menopang Pemerintahan

Peneliti Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro meyakini, masuknya PDIP dalam poros NasDem, PKS dan Demokrat akan menyorong nama Puan ke gelanggang kompetisi. Namun demikian, ia memprediksi faktor elektabilitas masih sangat menentukan.

“Tapi tentu saja pertimbangan tingkat elektabilitas tokoh akan menjadi salah satu penentu siapa nomor satu dan siapa nomor dua,” kata Bawono tadi malam.

Selain elektabilitas, faktor yang tidak kalah penting adalah negosiasi politik. “Dalam komunikasi dan negoisasi politik semua kemungkinan dapat terjadi,” pungkasnya. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.