Dark/Light Mode

Elektabilitas Capres Tak Jadi Penentu

Survei Bagus Tapi Tidak Direstui Parpol, Percuma

Selasa, 30 Agustus 2022 06:35 WIB
Ilustrasi. (Foto: Istimewa).
Ilustrasi. (Foto: Istimewa).

RM.id  Rakyat Merdeka - Elektabilitas tidak menjadi faktor tunggal atau penentu calon presiden (capres) maupun calon wakil presiden (cawapres). Nasib akhir tetap saja ada di tangan partai politik (parpol) atau gabungan parpol.

Demikian disampaikan Presiden Jokowi dalam akun resmi Twitter @jokowi, Minggu (28/8).

Jokowi menegaskan, figur dengan elektabilitas tinggi belum tentu bisa mencalon diri menjadi capres atau cawapres tanpa diajukan oleh partai politik atau gabungan partai politik.

“Kalau mereka (partai politik atau gabungan partai politik) nggak mau, gimana?” ujar Jokowi.

Baca juga : INES: Airlangga Dijagokan Masyarakat Jadi Penerus Jokowi Bangun Indonesia

Eks Wali Kota Solo itu menegaskan, dalam konstitusi, capres cawapres, harus diusung partai atau gabungan parpol. Dengan itu, kandidat yang akan diusung tidak perlu ditentukan terburu-buru.

“Dilihat dulu, baru nanti kita bicara dan menentukan sikap,” katanya.

Saat ini, kata Jokowi, hal yang paling penting diperlukan dalam kepemimpinan masa depan, yakni kemampuan menghadapi permasalahan global. Karena permasalahan dunia semakin sulit.

“Tidak mudah mengelola sebuah negara,” imbuh mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Baca juga : Partainya Zul Sodorin Erick Dan Emil Ke KIB

Akun @AgGun menangkap kisi-kisi yang disampaikan Presiden Jokowi untuk Pemilu 2024. Dia bilang, dari kisi-kisi yang disampaikan Jokowi, sudah jelas siapa saja yang bakal maju pada Pemilu 2024.

“Survei bagus, tapi kalau nggak direstui partai, ya percuma saja,” kata dia.

Akun @Velosenadya1 menyambung. Dia menilai pernyataan Jokowi sedikit lebih tegas. jika PDIP tidak mau men­gajukan, lantas partai mana yang akan mengusung Ganjar Pranowo.

“Jadi, untuk para Ganjaris, stop pen­citraan, stop sebar informasi hoax, ojo kesusu karena Ganjar belum bisa maju,” kata dia.

Baca juga : Sunarso: BRI Jaga Bisnis Rakyat Kecil

Akun @Syamsirsyam7366 mengata­kan, orang yang cerdas dan elektabilitas tinggi, tapi tidak punya partai tidak bisa mencalonkan diri menjadi capres. Padahal, kalau mau adil, biarkan siapa saja yang punya prestasi maju capres. Biarkan rakyat yang memilih,” katanya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.