Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Kecam Penganiayaan Kader

Aliansi Kader HMI Jabar Gelar Aksi Di Polrestabes Bandung

Sabtu, 3 September 2022 18:29 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Lingkar aksi Mahasiswa Islam, yang merupakan aliansi Kader HMI Jawa Barat melakukan aksi demonstrasi di Polrestabes Bandung, Sabtu (2/9).

Massa aksi memblokir jalan mulai sore hingga malam hari. Akibatnya, Jalan Merdeka, Bandung, mengalami macet total.

Baca juga : HMI Makassar Minta Presiden Evaluasi Polri

Mereka mengecam penganiayaan kader HMI-Wati cabang Dompu yang mengalami cedera muka saat menggelar aksi protes wacana kenaikan BBM di Kantor DPRD Dompu, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (1/9). Begitu juga yang terjadi di Bengkulu.

"Kader HMI Jawa Barat, mengecam Keras tindakan represif aparat kepolisian terhadap tindakan penganiayaan kader HMI peserta aksi tolak kenaikan BBM di Dompu dan Bengkulu," ujar Koordinator Lapangan Aliansi Kader HMI Jawa Barat Laladra Kusuma Dirga, Sabtu (3/9). 

Baca juga : Belum Ada Pengantinnya, Koalisi Parpol Masih Cair

Ia mengatakan, tindakan represif aparat kepolisian tidak sesuai dengan jargon Presisi yang digencarkan Korps Bhayangkara di era kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Laladra menyatakan, institusi Polri memang sedang tidak baik-baik saja. Indikasinya, ada puluhan anggota korps baju cokelat yang  diduga turut memback-up kejahatan eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, dalam kasus dugaan pembunuhan Brigadir J.

Baca juga : Lestari: Peningkatan Kesejahteraan Keluarga Dorong Akselerasi Pembangunan

Mereka pun meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera melakukan reformasi institusi Polri secara total. â– 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.