Dewan Pers

Dark/Light Mode

Polwan Bisa Jadi Kapolda, Kapolri Dijempolin DPR

Jumat, 9 September 2022 19:59 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (tengah) saat rapat dengan Komisi III DPR. (Foto: Patra/RM)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (tengah) saat rapat dengan Komisi III DPR. (Foto: Patra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka peluang polwan untuk menduduki jabatan strategis seperti Kapolda sampai pejabat utama Mabes Polri. Langkah Kapolri ini mendapat apresiasi Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni.

"Kebijakan Kapolri itu sangat penting demi memunculkan perspektif gender yang berkeadilan di tubuh kepolisian," kata Bendahara Umum Partai NasDem ini, di Jakarta, Jumat (9/9), seperti dikutip Antara.

Berita Terkait : Dubes Sujatmiko Resmi Jadi Kepala Korps Diplomatik Di Brunei

Sahroni menegaskan, saat ini Polri harus berfokus pada sumber daya manusia yang berkualitas dan mau bekerja keras untuk institusi. Tidak peduli laki-laki atau perempuan.

Menurut Sahroni, langkah Kapolri sangat revolusioner dalam mengubah stigma Polri yang dinilai kental akan budaya patriarki. Selain itu, banyaknya perempuan di jajaran pejabat polisi juga akan memberikan perspektif gender yang sangat penting bagi kepolisian dalam memberikan pelayanan pada masyarakat.

Berita Terkait : Usung Puan Jadi Bacapres, PAN Dinilai Siap Koalisi Dengan PDIP

Sahroni berharap, terobosan yang dilakukan Kapolri ini diikuti institusi atau lembaga lainnya. “Langkah untuk mengupayakan kesetaraan gender seperti ini dapat diikuti oleh institusi dan lembaga yang lainnya. Biarkan semua perempuan hebat di Indonesia dapat menunjukkan skill dan kemampuannya tanpa harus dikekang oleh stigma apa pun," ujarnya.

Sebelumnya, Kapolri menyatakan, kepolisian membuka peluang para polwan untuk menduduki jabatan strategis, seperti Kapolda sampai pejabat utama Mabes Polri. Peran itu disampaikan Kapolri ketika menyinggung terkait kemajuan personel polwan setiap tahunnya.

Berita Terkait : Polri Disalip KPK

Kapolri mengatakan, pada 2021, terdapat 250 personel polwan yang menjabat posisi strategis. Angka itu naik sebesar 23 persen pada 2022 yaitu menjadi 308 personel.

"Saat ini tiga polwan sudah berpangkat Irjen dan dua polwan mengisi jawaban pada kantor perwakilan Indonesia di luar negeri. Tolong, eksistensi ini terus dikembangkan. Saya akan berikan hak yang sama kepada polwan," kata Kapolri, saat sambutan acara 'Hari Jadi ke-74 Polwan RI.■