Dark/Light Mode

Pesan Wapres Soal G20

Harus Cari Solusi Atasi Pengangguran Global...

Kamis, 15 September 2022 07:55 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin saat membuka kegiatan Labour and Employment Minister’s Meeting (LEMM) secara virtual, Rabu (14/9/2022). (Foto: Biro Pers)
Wakil Presiden Ma’ruf Amin saat membuka kegiatan Labour and Employment Minister’s Meeting (LEMM) secara virtual, Rabu (14/9/2022). (Foto: Biro Pers)

 Sebelumnya 
Banyak sektor yang mengalami transformasi mendasar akibat semakin berkembangnya digitalisasi dan otomatisasi.

“Maka kita (G20) perlu mewujudkan dunia kerja baru yang inklusif berkelanjutan,” imbuh eks Rais Aam PBNU itu.

Menurutnya, untuk menekan dan mencegah terjadinya pengangguran diperlukan kemampuan bagi pekerja untuk kembali pulih dari kondisi saat ini.

Baca juga : Kecap Manis Dan Saus Sambal Ayam Goreng Merek ABC Ditarik Di Singapura, BPOM Bilang Begini...

Ma’ruf juga berharap, sumber daya manusia (SDM) mampu beradaptasi dan bertahan dari kondisi kedepan.

Resiliensi harapan tersebut dapat tercapai bila pemulihan dunia kerja berorientasi pada manusia atau pekerja.

Wapres pun berharap, seluruh delegasi yang hadir dalam pertemuan itu menghasilkan sebuah solusi konkret untuk menekan angka pengangguran dunia.

Baca juga : Brand Fesyen Lokal Harus Terkoneksi Dalam Ekosistem Bisnis Fesyen Global

Hal serupa disampaikan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah yang hadir secara langsung dalam acara tersebut. Ia mengungkapkan, di tengah tantangan pandemi, situasi global dan megatren ketenagakerjaan dibutuhkan kerja sama yang kuat.

Jika tak ada kerja sama, sangat sulit bagi dunia untuk menekan angka pengangguran yang tinggi di seluruh dunia.

“Ketenagakerjaan perlu lebih adaptif dan memiliki ketahanan terhadap situasi yang tidak pasti,” ujar Ida.

Baca juga : Rayakan Harpelnas 2022, Blibli Ajak Pelanggan Berdonasi

Ketua Labour And Employment Minister’s 2022 ini mengatakan, salah satu yang dilahirkan dari G20 ini adalah perlindungan bagi pekerja dan serikat pekerja. Kemnaker juga berkoordinasi dengan para pelaku usaha.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.