Dewan Pers

Dark/Light Mode

Mas Menteri Nadiem Pamerin Kurikulum Merdeka Ke Amrik

Senin, 19 September 2022 07:55 WIB
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim saat menghadiri Transforming Education Summit di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kota New York, Amerika Serikat (AS), Sabtu (17/9/2022). (Foto: Humas Kemendikbudristek)
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim saat menghadiri Transforming Education Summit di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kota New York, Amerika Serikat (AS), Sabtu (17/9/2022). (Foto: Humas Kemendikbudristek)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kurikulum Merdeka Belajar kini sudah dikenalkan sampai ke Amerika Serikat. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sendiri yang mengenalkanya sampai ke negeri Paman Sam tersebut.

Kurikulum Merdeka Belajar merupakan bentuk transformasi sistem pendidikan di Indonesia yang diusung oleh nadiem makarim sebagai Mendikbudristek.

Dengan bangga, Nadiem memaparkan bentuk Kurikulum Merdeka Belajar ke banyak tokoh dan pejabat saat melakukan lawatan ke AS.

Pendiri GoJek Indonesia ini menerangkan, lawatan tersebut memiliki dua misi utama. Pertama, untuk mendorong kerja sama. Dan kedua, menegaskan kepemimpinan Indonesia dalam hal transformasi sistem pendidikan.

Berita Terkait : Di Bali, Menteri Basuki Pastikan Infrastruktur Pendukung KTT G20 Siap

“Peluang kerja sama antara lain di bidang pendidikan tinggi dengan sejumlah universitas dan di bidang kebudayaan dengan institusi riset dan permuseuman top dunia yang berkedudukan di Amerika Serikat,” kata nadiem dalam keterangannya usai memberikan kuliah umum di New York University (NYU), Sabtu (17/9) waktu Indonesia.

Sementara untuk urusan transformasi, Kemendikbudristek mengenalkan beragam terobosan-terobosan yang terdapat di dalam Merdeka Belajar.

Ia ingin menyampaikan bahwa pendidikan Indonesia saat ini sudah berubah jauh lebih baik ketimbang masa sebelumnya.

“Visi saya adalah untuk tidak lagi mengejar ketertinggalan, tapi menjadikan Indonesia pemimpin perubahan, sehingga men jadi contoh negara-negara lainnya,” tuturnya.

Berita Terkait : Menteri ATR Janji Selesaikan Konflik Lahan Di Aceh

Diterangkannya, terobosan-terobosan Merdeka Belajar telah menjadi dasar dari agenda prioritas G20 bidang pendidikan. Penyelenggaraan G20 di bidang pendidikan telah tuntas pada Pertemuan Tingkat Menteri Pendidikan G20 di Bali (1/9).

Ia mengatakan, atas dasar dukungan negara-negara G20 maka hasil kerja G20 bidang pendidikan tersebut nantinya akan disampaikan Mendikbudristek pada United Nations Transforming Education Summit.

Acara itu merupakan rangkaian dari Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Senin (19/9) mendatang di kota New York.

Nadiem memberikan kuliah umum di New York University. Di hadapan mahasiswa dari berbagai belahan dunia, dia menjabarkan panjang lebar mengenai inovasinya di dalam Merdeka Belajar.

Berita Terkait : Menteri PUPR Ingatkan Kepada Siswa Bijak Menggunakan Air

Beragam tantangan yang ada di Indonesia yang merupakan sistem pendidikan terbesar ke empat di dunia dibeberkan Nadiem.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah sudah menyiapkan solusi yang dihadirkan jajarannya di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Para peserta kuliah umum antusias bertanya kepada Mendikbudristek. misalnya saja Jamie Dehouck, yang tahu betul bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan yang luas.
 Selanjutnya