Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Sebelumnya
Seharusnya, saran @Layarqu_Channel, ketiga partai politik tersebut deklarasi koalisi lebih dulu. Setelah itu, baru menyatukan perbedaan. Sebab bila tidak, maka koalisi akan layu sebelum berkembang. “Kok jadi seperti sinetron sih, satu partai nggak setuju, gagal itu barang,” sindir @Cinta_NKRI.
Akun @Tri_Djatmiko menduga, masih alotnya deklarasi Koalisi Perubahan karena masih terjadi tarik menarik untuk posisi cawapres antara Ahmad Heryawan (AHR) dari PKS dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari Partai Demokrat.
Baca juga : KPK Tetapkan 6 Tersangka
“Partai Demokrat punya kepentingan untuk menyalip Golkar dan masuk tiga besar. Hal itu bisa tercapai jika AHY menjadi cawapres, karena dengan hal tersebut akan menaikkan perolehan suara Partai Demokrat,” ujar @Didit_N.
Akun @Nurman mengingatkan ketiga partai yang tergabung dalam Koalisi perubyahan agar berpikir jernih dan sehat menentukan pilihan. Jangan sampai pilihannya berbuah penyesalan.
Baca juga : Soal Presiden Dari Jawa, Endang Tirtana Sebut Bukan Untuk Dipolitisasi
“Ojo kesusu, mengko getun mburine. Jangan buru-buru, daripada menyesal di belakang hari,” kata @Mahesa_Jenar mengingatkan
Akun @antokarief berharap tanggal 10 November betul terwujud deklarasi Koalisi Perubahan. Namun, dia juga berharap Partai NasDem pamit dari kabinet dalam Pemerintah Jokowi. “Kalau nggak, ya terlalu,” kritiknya.
Baca juga : Kurang Sabar, Ginting Langsung Tumbang
Akun @Aressoes57 berharap Partai NasDem, PKS & dan Partai Demokrat segera deklarasi koalisi. Kemudian, hal yang mestinya lebih baik ditunda adalah bakal cawapresnya karena menghambat deklarasi.
“Partai NasDem berencana deklarasi Koalisi Perubahan bersama Demokrat dan PKS pada 10 November 2022. Tapi, PKS dan Demokrat saat ini belum menyetujui tanggal deklarasi itu,” ujar @BlackcoTanya. [TIF]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya