Dark/Light Mode

Burung Hantu Di Koalisi Perubahan

Bikin Rencana Sendiri, Batalin Sendiri, Kok Nyalahin Pihak Lain

Kamis, 17 November 2022 06:35 WIB
Koalisi Perubahan. (Foto: Istimewa).
Koalisi Perubahan. (Foto: Istimewa).

 Sebelumnya 
“Suhu politik sudah mulai menghangat menuju Pemilu 2024. Semoga saja tidak menimbulkan perpecahan di masyarakat,” kata @Ah_Firdaus.

Akun @igedeanune meminta masyarakat menjadi pemilih yang cerdas dengan memilih pemimpin yang amanah. Bahkan, dia mengajak masyarakat untuk bersikap pada Pemilu 2024. “Kalau diam kita yang salah,” kata dia.

Akun @Job_joban kesal dengan politisi Demokrat, Andi Arief. Kata dia, NasDem, Demokrat dan PKS tidak jadi deklarasi koalisi justru yang disalahkan malah pihak lain.

Baca juga : Heran Deh, Bisa-bisanya Dana Desa Mengalir Ke KKB Papua

“Itu tanda tandanya orang sakit jiwa,” katanya.

“Kalian tak bisa solid untuk koalisi, “burung hantu” kau jadikan kambing hitam. Memalukan,” kata @juju_uda.

Menurut @enny_endah, tidak ada pihak lain yang mau memisahkan Koalisi Perubahan. Dia bilang, mereka bikin rencana sendiri, dan batal sendiri. “Kok jadi ngomel sendiri,” kritiknya.

Baca juga : Dukung Inklusi Keuangan, Bank Mandiri Luncurkan Aplikasi Mandiri Agen

Akun @Hanz_que menegaskan, tidak ada yang bisa memisahkan koalisi Partai NasDem, Demokrat dan PKS. Sebab, ini koalisi untuk perubahan total dan berpoli­tik secara jujur dan sehat.

“Jadi jangan takut kalah,” tandasnya.

Sementara, @Rahmat_Rio mengaku heran dengan Hasto Kristianto yang suka ngurusin partai orang. Dia menyoal kelebihan Hasto Kristiyanto sebagai kader PDI Perjuangan.

Baca juga : Peringati Bom Bali, Mendagri Akui Tak Bisa Bekerja Sendiri Atasi Terorisme

“Woi, jangan sibuk dengan calon partai lain, uruslah calon partaimu sendiri,” saran @Wolo_fit.

Akun @Anak_Alay meminta mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak diam dengan kondisi per­politikan sekarang ini. Dia meminta SBY tidak membiarkan permainan jegal-menjegal capres dan cawapres dengan cara tidak jujur.

“Presiden sudah mengingatkan agar politikus memberikan suasana sejuk dan tidak saling mencela dan menyudut­kan orang atau partai lain,” tandas @Pemerhati. [TIF]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.