Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Resmikan Kantor Baru Gubernur Papua

Enembe Sudah Sehat Tuh, Ayo KPK Segera Periksa!

Sabtu, 31 Desember 2022 07:30 WIB
Ilustrasi. (Foto: Antara).
Ilustrasi. (Foto: Antara).

RM.id  Rakyat Merdeka - Kondisi Lukas Enembe tampaknya sudah lebih sehat. Dia mampu menghadiri peresmian kantor baru Gubernur Papua.

Selama ini, Lukas berdalih sakit. Sehingga mangkir dari pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Lukas menghadiri peresmian kantor baru berlantai 9, kemarin. Pembangunannya menghabiskan duit Rp 393 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Papua Tahun 2021-2022.

Baca juga : Tito Lantik 3 Pj Gubernur DOB Papua, Salah Satunya Perempuan

Bersamaan, Lukas juga meresmikan kantor Majelis Rakyat Papua (MRP), kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua, kantor Biro Pengadaan Barang dan Jasa Papua, lima ruang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura, kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Paniai, kantor Samsat Kepulauan Yapen, kantor Samsat Keerom, dan Pelabuhan Kepi di Kabupaten Mappi.

“Saya ingin meninggalkan kesan baik di akhir masa jabatan saya,” kata Lukas dalam sambutannya.

Dia berdalih kantor gubernur dibangun megah untuk diserahkan kepada generasi penerusnya. Lukas mengklaim, pembangunan ini merupakan hasil kerja keras dirinya bersama mendiang Wakil Gubernur Klemen Tinal.

Baca juga : KPK Kirim Tim Dokter IDI

“Kami sudah mau pensiun. Silakan, generasi muda mengisi kantor Gubernur Papua yang baru ini,” katanya.

Dalam kegiatan ini, Lukas terlihat bisa berjalan secara perlahan. Ketika Lukas hendak menaiki anak tangga, ajudan dan beberapa kerabat membantunya.

Lukas hadir didampingi istri Yulce Wenda. Terlihat pula dokter pribadinya, Anton Mote yang menjelaskan bahwa kondisi kesehatan Lukas belum dapat dikatakan sehat sepenuhnya. Sehingga tim medis selalu memantau perkembangannya.

Baca juga : Gubernur Anies Berbenah Barang Pribadi

“Kita tetap melakukan pengawasan rutin. Kita sedang berupaya menyampaikan ke KPK untuk beliau bisa melakukan perawatan,” katanya.

Mote mengatakan, tim medis yang menangani Lukas di Jayapura masih berusaha agar mendapatkan izin berobat ke Singapura.

“Riwayat pengobatan dari dulu sampai kemarin itu di Singapura, rekam medik dan dokternya di sana,” kata dia.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.