Dark/Light Mode

Plate Jadi Tersangka Korupsi

Murni Hukum, Bukan Karena Intervensi Politik

Jumat, 19 Mei 2023 08:00 WIB
Diborgol dan mengenakan rompi merah muda, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate ada di dalam mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan dan ditetapkan sebagai tersangka, di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (17/5/2023). (Foto: Dwi Pambudo/RM).
Diborgol dan mengenakan rompi merah muda, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate ada di dalam mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan dan ditetapkan sebagai tersangka, di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (17/5/2023). (Foto: Dwi Pambudo/RM).

 Sebelumnya 
Kedua, kajian yang dilakukan meskipun dilakukan oleh dari pihak akademisi, tetapi juga tidak lepas dari intervensi AAL dan di dalamnya juga ada penentuan harga yang tidak wajar.

Ketiga, diduga juga ada mark up harga yang memang sejak awal sudah diatur oleh pihak-pihak yang terlibat. Keempat, ada pembayaran yang dilakukan terhadap proyek-proyek yang belum selesai pekerjaannya bahkan belum berdiri BTS-nya.

Baca juga : Johnny G Plate Tersangka, FMPRK Kasih Dua Jempol Buat Kejagung

Kelima, diduga ada banyak aspek dari pekerjaan barang ini yang tidak sesuai atau tidak direkomendasikan untuk bisa memenuhi kebutuhan di daerah 3T. Dari hal tersebut, Zaenur melihat atas kejadian-kejadian dan fakta-fakta tersebut sampai kepada kesimpulan proyek ini sejak awal sudah ada niat untuk dikorupsi. “Dan ada keterlibatan sekian banyak pihak baik dari swasta maupun dari internal Kominfo sendiri bahkan ada satu pihak dari perguruan tinggi yang melakukan kajian,” kata Zaenur, kemarin.

Zaenur pun mengatakan proyek BTS 3T ini tidak akan mungkin tanpa sepengetahuan Menkominfo. “Saya ingin mengatakan bahwa proyek BTS untuk daerah terluar, tertinggal, terdepan ini tidak mungkin tanpa sepengetahuan dan persetujuan dari Menteri Kominfo,” paparnya. Apalagi, sejak awal telah terlihat peran Menkominfo mengingat proyek ini merupakan proyek strategis nasional yang bertujuan untuk transformasi digital, memberikan inklusi digital kepada masyarakat di daerah agar bisa menikmati dunia digital equal dengan masyarakat di perkotaan. “Karena proyek ini adalah PSN, justru saya sejak awal menteri Kominfo inilah yang punya perhatian besar pada proyek ini,” ujarnya.

Baca juga : Hormati Proses Hukum, Paloh Percaya Tak Ada Intervensi Politik Di Kasus Plate

Tama S. Langkun, Pegiat Antikorupsi juga berikan apresiasi terhadap Kejaksaan karena terus bekerja keras untuk bersih-bersih di tubuh pemerintahan. Salah satunya dengan mengusut kasus dugaan korupsi penyediaan BTS berikut infrastruktur pendukungnya.

“Kami percaya, ini murni penegakan hukum dan bagian dari upaya untuk membantu serta menjaga program Pak Presiden Jokowi dari penyimpangan,” ungkapnya.

Baca juga : Tetapkan Plate Jadi Tersangka, Kejagung Bersih-bersih Di Tubuh Pemerintahan

Harus diingat, lanjutnya, proyek ini sangat penting dan mendesak bagi masyarakat. “Pada era kebiasaan baru pasca pandemi, rakyat butuh infrastruktur internet yang memadai untuk menjalankan aktivitasnya. Jangan sampai tujuan tersebut kandas karena persoalan korupsi,” katanya. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.