Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Ia pun mendorong agar pemerintah mempercepat belanja APBN, apalagi saat ini kondisi ekonomi Indonesia sedang menghadapi tekanan global. Ditambah lagi negara-negara mitra dagang seperti Amerika dan Eropa sedang mengalami perlambatan.
Faisal pun melihat dari tingkat konsumsi, Indonesia sudah mulai terdampak. Karena mengalami perlambatan yang sangat signifikan. Hal itu tercermin lewat daya beli yang cenderung menurun dari tahun ke tahun.
Baca juga : Sri Mulyani: APBN Kita Surplus Rp 234,7 Triliun Per April 2023
“Artinya harus direspon, salah satunya adalah dengan respon kebijakan fiskal untuk memastikan bahwa daya beli masyarakat itu tidak mengalami penurunan,” saran Faisal.
Ia melanjutkan, konsumsi rumah tangga harus dipertahankan oleh Pemerintah. Sebab hal itu merupakan penyumbang perekonomian Indonesia, sekitar hampir 60 persen. Sehingga menurutnya, kalau konsumsi rumah tangga mulai melambat maka sudah seharusnya diterapkan kebijakan fiskal dan diarahkan untuk program-program yang sifatnya mendorong daya beli. Baik dari segi penciptaan lapangan pekerjaan, penyaluran kredit untuk UMKM, Bansos dan lain-lain.
Baca juga : BUMN Setor Dividen Rp 80 T Ke Negara, DPR Puji Erick
Selain itu, pemerintah juga diminta mengatur stabilisasi harga untuk memastikan bahwa biaya hidup tidak mengalami peningkatan yang tinggi. “Sehingga menggerus daya beli masyarakat,” pungkasnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya