Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Atas Arahan Megawati
Benahi Citra Bali, Gubernur Koster Kumpulkan Kepala Daerah Besok
Selasa, 30 Mei 2023 15:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur Bali Wayan Koster mengundang wali kota dan bupati se-Pulau Bali berkumpul membahas ulah para wisatawan mancanegara nakal yang belakangan marak. Ulah ini telah mencoreng martabat dan merusak citra pariwisata Pulau Dewata.
Gubernur Koster mengakui, rencana ini atas arahan Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri terhadap kondisi kepariwisataan Bali yang belakangan menjadi sorotan.
Baca juga : Gubernur Koster Ajak Warga Dan Pelaku Wisata Jaga Martabat Bali
"Atas arahan Presiden RI Kelima Ibu Megawati, sebagai wujud cinta dan sayangnya beliau kepada Bali. Agar Bali dijaga dengan baik. Pariwisata Bali harus dikelola jangan sampai rusak. Harus ada tindakan tegas kepada wisatawan yang berperilaku tidak menghormati budaya Bali," kata Koster kepada RM.id, Selasa (30/5).
Koster meminta kepala daerah se-Bali menanggapi serius dan harus hadir dalam rapat yang akan digelar Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Rabu (31/5).
Baca juga : Banteng Atur Kepala Daerah Terima Tamu
"Tidak ada sanksi. Tetapi alangkah baiknya hadir. Ini demi memulihkan citra pariwisata dan budaya Bali," harapnya.
Diketahui, kasus wisatawan asing di Bali yang melakukan perbuatan tidak pantas, kian marak. Salah satu kasus teranyar yakni bule perempuan tak memakai busana saat pagelaran tarian adat Bali.
Baca juga : Pj. Gubernur Heru Berpesan Jaga Kerukunan Dan Persatuan
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Bali Tjok Bagus Pemayun mengatakan, rapat yang juga akan dihadiri para pelaku pariwisata ini juga bakal membahas tata kelola pariwisata Bali ke depan.
"Masalah ekosistem pariwisata, sistem pariwisata, usaha sektor pariwisata yang ada di masing-masing kabupaten agar mulai dimonitor, ada izin dan sesuai dengan regulasi," kata dia. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya