Dark/Light Mode

Kasus Pemerasan Red Notice Interpol

Pelaku WN Australia Ternyata Cepu Polisi

Kamis, 22 Juni 2023 07:30 WIB
Stephane Gagnon. (Foto: Antara)
Stephane Gagnon. (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
Oknum tersebut mengatakan,Gagnon masuk red notice Interpol dan akan ditangkap dalam rentang waktu empat sampai enam minggu ke depan.

Oknum tersebut menawarkan bantuan kepada Gagnon agar tak ditangkap. Ia meminta imbalan Rp 1 miliar. Semula, Gagnon tak menghiraukan permintaan itu. Ia merasa informasi yang tercantum di red notice Interpol berbeda dengan identitasnya.

Belakangan, semakin banyak oknum yang datang menemuinya. Karena merasa terganggu, Gagnon mentransfer uang sebe­sar Rp 750 juta, Rp 150 juta, dan Rp 100 juta. “Ada bukti transfernya,” kata Pahrur.

Baca juga : Kejagung Incar Aset-aset Tiga Tersangka Korporasi

Belakangan, oknum itu kembali meminta Rp 3 miliar. Dalihnya untuk diberikan kepada orang-orang di Divhubinter Polri.

Kali ini Gagnon menolak memberikan. Pada 19 Mei 2023, ia pun ditangkap di sebuah vila di kawasan Canggu, Badung, Bali.

Namun sebelum dideportasi, Gagnon melaporkan pemerasanoleh oknum itu. “Semua bukti transfer dan percakapan video lengkap. Dijadikan sebagai bukti laporan,” kata Pahrur.

Baca juga : Kecelakaan Bus Tamu Pengantin Renggut 10 Nyawa, PM Australia Berduka Cita

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Komisaris Besar Stefanus Satake Bayu Setianto memastikan identitasyang tertera di red notice sesuai data yang diterbitkan kepolisian Kanada.

“Kalau di data red notice-nya memang yang bersangkutan. Kalau identitas kan bisa saja dibuat,” katanya.

Berdasarkan informasi dari kepolisian Kanada, Gagnon di­duga terlibat kasus penipuan dan pemalsuan asuransi pensiunan sekitar 355 warga Kanada. Nilai kerugian 5.000 dolar AS. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.