Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
10.000 Peserta Perkemahan Karya Pemuda GMIM Ikuti Talkshow Literasi Digital
Kamis, 13 Juli 2023 22:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 10.000 peserta perkemahan karya pemuda Gereja Masehi Injil Minahasa (GMIM) mengikuti talkshow Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kemenkominfo bersama Siberkreasi dan GMIM.
Tujuan dari kegiatan yang digelar akhir pekan lalu ini adalah untuk memberikan pemahaman yang kuat tentang penggunaan teknologi digital.
“Kita perlu belajar dan mengetahui literasi digital untuk memiliki kemampuan dalam memanfaatkan teknologi digital," ujar Content Creator sekaligus Founder Dampak Kreatif Soni Mongan, dalam keterangannya, Kamis (13/7).
Baca juga : Jadi Anggota IdEA, Xooply Metranet Dukung Transformasi Digital
Soni menambahkan, perlunya paham mengenai 4 pilar literasi digital. Hal yang akan saya sampaikan di sini adalah soal digital skills, khususnya kemampuan untuk berkomunikasi di sosial media,” ujar Soni.
Soni menjadi narasumber pada acara yang digelar di Desa Lolah, Kecamatan Tombariri Timur Tanawangko, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara.
Ia menambahkan bahwa, untuk menjadi content creator, dibutuhkan kemampuan dalam dunia digital berupa public speaking karena hal tersebut berpengaruh terhadap bagaimana pesan akan tersampaikan kepada audience.
Baca juga : Biznet Dipercaya Kawan Lama Group Sukseskan Transformasi Digital
Selain itu, public speaking berhubungan dengan kemampuan dalam menuturkan cerita atau akrab disebut story telling yang wajib dikuasai untuk menjadi content creator.
“Saat kita bikin konten di sosial media, kita menjadi seorang story teller yang menceritakan dan mempromosikan sesuatu. Story teller harus menyampaikan materi dengan baik dan benar. Selain itu, juga harus dengan cara yang menarik,” tambah Soni.
Ia memberikan tips untuk memulai membuat konten yang baik. Salah satunya dengan meningkatkan kemampuan berkomunikasi. Terlebih lagi para peserta adalah jemaat Gereja yang sebagian menjadi Worship Leader (WL).
Baca juga : Pentingnya Kurikulum Literasi Digital Di Sekolah
Kemampuan berkomunikasi dan kepekaan terhadap situasi pada saat pelaksanaan ibadah menjadi hal yang penting.
Talkshow Literasi Digital bersama Pemuda GMIM merupakan salah satu rangkaian kegiatan Indonesia Makin Cakap Digital (IMCD) 2023 dengan target 50 juta orang mendapatkan literasi digital hingga tahun 2024.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya