Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Mogok Makan 2 Hari, Lukas Enembe Dirawat di Paviliun Kartika 2 RSPAD

Senin, 17 Juli 2023 10:43 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe, dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Minggu (16/7) lantaran kondisi kesehatannya menurun.

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri mengungkapkan, kondisi kesehatan terdakwa kasus dugaan suap, gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) itu menurun lantaran mogok makan.

"Informasi yang kami terima, kondisi kesehatannya menurun karena yang bersangkutan tidak mau makan dan minum obat dari dokter," ungkap Ali saat dikonfirmasi, Senin (17/7).

Ali berharap, Lukas dapat kooperatif dan disiplin mengonsumsi obat, serta mengikuti saran dokter demi kesehatan dan kelancaran proses persidangannya.

Baca juga : Dana Operasional Lukas Enembe Rp 1 Triliun, KPK Sebut Sepertiganya buat Makan

Menurut Juru Bicara berlatar belakang jaksa itu, dokter KPK sejak Sabtu lalu sudah merekomendasikan agar Lukas dirujuk ke RSPAD. Namun Lukas menolak.

"Sehingga tim jaksa kemudian menghubungi pihak penasihat hukum dan keluarganya agar dapat membujuk supaya mau dibawa ke RSPAD," ungkapnya.

Terpisah, Sekretaris Tim Hukum dan Advokasi Gubernur Papua (THAGP) Lukas Enembe, Antonius Eko Nugroho mengatakan, Lukas tiba di RSPAD pada hari Minggu (16/7) kemarin, pukul jam 20.43 WIB.

"Pak lukas dirawat inap di RSPAD, masuk ruangan rawat inap di Paviliun Kartika 2 pada pukul 12.15 malam, dengan tangan," terang Eko Nugroho, Senin (17/7).

Baca juga : HPM Pinjamkan 2 Honda E Ke UI Buat Riset Mobil Listrik

Kondisi kesehatannya yang drop, membuat dokter jaga pada Unit Gawat Darurat (UGD) rumah sakit lekas menginfus lengan Lukas.

Sebelumnya, Ketua THAGP Petrus Bala Pattyona mengakui, dirinya dikontak jaksa KPK karena kondisi Lukas yang drop.

Dia disebut sudah dua hari tidak mau makan yang disediakan di Rutan KPK.

Lukas mengeluh sakit pada tenggorokannya. Bahkan menurut informasi yang didapat Petrus, kliennya sempat buang air besar (BAB) dan ngompol di tempat tidur.

Baca juga : KPK Sebut Sebagian Dana Judi Lukas Enembe Berasal Dari Penyalahgunaan APBD

"Saya lihat wajah Pak Lukas sudah sangat pucat. Saat bertemu Pak Lukas, dia diantar dari kamar tahanan oleh lima tahanan dan menjelaskan kondisi Bapak Lukas bahwa sudah parah, hanya tiduran saja. Bahkan, mereka yang membersihkan tempat tidur Lukas karena ngompol dan BAB di tempat tidur," ujar Petrus, Minggu (16/7) malam.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.