Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
%
Ganjar & Mahfud
Waktu |

Konsumsi Air Dalam Kemasan Tidak Sebabkan Obesitas

Sabtu, 29 Juli 2023 22:32 WIB
Minum air galon guna ulang (Foto: Dok. Aqua)
Minum air galon guna ulang (Foto: Dok. Aqua)

RM.id  Rakyat Merdeka - Mengonsumsi air minum dalam kemasan (AMDK) secara tidak bisa menyebabkan obesitas pada ibu hamil dan anak. Dokter spesialis anak Diatrie Anindyajati menegaskan, hal ini lantaran air kemasan tidak memiliki senyawa manis yang mengandung kalori.

"Nggak ada hubungan sama sekali sama obesitas. Karena air itu kan nggak ada kalori," kata Diatrie, dalam keterangan yang diterima redaksi, Sabtu (29/7).

Dia melanjutkan, hingga saat ini belum ada studi empiris satu pun yang membuktikan bahwa air minum dalam galon guna ulang bisa menyebabkan obesitas pada anak. Dia menegaskan, kegemukan disebabkan karena asupan kalori berlebih.

Baca juga : KleanMie Bikin Produk Mie Shirataki Kemasan, Sehat Dan Higienis

Artinya, sambung dia, mengonsumsi air dalam galon guna ulang aman karena sudah mendapatkan sertifikasi dari lembaga terkait, termasuk BPOM. Dia menjelaskan, obesitas pada anak dan orang dewasa disebabkan makanan manis atau air berpemanis yang memang mengandung banyak kalori.

"Kalau kita bicara obesitas itu kan surplus kalori. Nah, air kan nggak ada kalorinya," kata Diatrie menekankan.

Dia juga membantah anggapan Bisphenol A (BPA) dari galon guna ulang berpotensi menyebabkan berat badan berlebih. Menurutnya, isu tersebut lebih baik tidak perlu disebarkan ke masyarakat, karena akan menyebabkan publik takut untuk meminum air.

Baca juga : Investasi Migas Digenjot, Kemudahan Untuk Investor Diperluas

"Kalau ada yang seperti itu, nanti orang malah takut minum air putih. Manti malah lebih bahaya lagi," katanya.

Diatrie mengingatkan, masyarakat dan orang tua, secara khusus, tetap menjaga asupan makanan secara seimbang. Dia mengimbau masyarakat untuk selalu berolahraga guna agar tidak terjadi timbunan lemak atau kolesterol berlebih.

"Agar terhindar dari obesitas, prinsipnya banyak (makanan) yang masuk maka harus banyak yang dikeluarkan," katanya.

Baca juga : Andi Gani Tak Masalah Relawan Jokowi Beda Pilihan Capres

Sebelumnya, Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN) Kukuh S Achmad menegaskan, keamanan AMDK guna galon sudah memenuhi semua persyaratan sebagai air layak minum yang bisa diperjualbelikan di masyarakat. Dia mengatakan, logo SNI yang disematkan pada kemasan air galon ini menunjukkan bahwa air galon sudah melalui pemeriksaan (audit), baik dari sisi kesesuaian produk maupun konsistensinya, termasuk parameter yang melindungi konsumen dari bahaya akibat penggunaan produk tersebut.

"Karena sudah ber-SNI, bisa dipastikan bahwa air galon ini aman untuk dikonsumsi sebagai air minum," katanya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.