Dark/Light Mode

Pertengkaran NU Dan PKB Tak Kunjung Berakhir

Selasa, 29 Agustus 2023 08:00 WIB
Wakil Sekjen PBNU, Sulaiman Tanjung. (Foto: LTN PBNU)
Wakil Sekjen PBNU, Sulaiman Tanjung. (Foto: LTN PBNU)

 Sebelumnya 
“Gus Yahya melihat selama ini NU teralu jauh diseret PKB ke dalam politik praktis, karena itu dia meminta NU untuk jaga jarak dengan PKB,” katanya.

Retaknya hubungan PBNU dan PKB akan berdampak pada perolehan suara partai tersebut. Apalagi, pemilih PKB mayoritas warga NU. “Buruknya komunikasi menjadi masalah utama bagi relasi NU dan PKB saat ini,” katanya.

Baca juga : Banteng Sekarang Nanduk Ke Budiman

Senada dikatakan Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar, Zuhad Aji Firmantoro. Dia menilai, retaknya hubungan PBNU dan PKB terjadi saat pemilihan Ketua Umum PBNU. Saat itu, Cak Imin lebih mendukung Said Aqil ketimbang Gus Yahya.

Selain itu, Gus Yahya tidak rela jika NU hanya diklaim milik PKB. Sebab, banyak warga Nahdliyin lain yang merapat ke partai selain PKB.

Baca juga : Prudential Syariah Luncurkan Produk Baru PRUAnugerah Syariah

“Jika Gus Yahya mengiyakan klaim Cak Imin bahwa NU milik PKB, maka dia memperkecil NU. Dengan menjaga jarak, keputusan Gus Yahya lebih berwibawa di depan anggotanya,” katanya.

Untuk diketahui, hubungan PBNU dan PKB memanas sejak Gus Yahya terpilih jadi Ketua Umum PBNU. Awal-awal menjabat, dia meminta, PKB tidak membawa-bawa NU. Selain itu, dia juga membawa NU menjaga jarak dari PKB.

Baca juga : Pengkhianatan Tak Pernah Basi

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa 29/8/2023 dengan judul Pertengkaran NU & PKB Tak Kunjung Berakhir

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.