Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Suhu Politik Makin Panas, Jokowi Ajak Parmusi Jaga Persatuan Bangsa

Rabu, 27 September 2023 07:46 WIB
Presiden Jokowi pada Pembukaan Jambore Nasional Dai Desa Madani Parmusi, Selasa (26/09/2023), di TNGGP, Jabar. Foto: BPMI Setpres
Presiden Jokowi pada Pembukaan Jambore Nasional Dai Desa Madani Parmusi, Selasa (26/09/2023), di TNGGP, Jabar. Foto: BPMI Setpres

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi mengajak keluarga besar Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dimulai dari desa.

Jokowi berharap suasana damai terus terjaga dan pembangunan desa tidak terganggu jelang Pemilihan Umum 2024.

Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya pada Jambore Nasional Dai Desa Madani Parmusi Tahun 2023, di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (26/9).

Baca juga : Gelar Ratas, Jokowi Bahas Sanksi Penggelapan Lahan Sawit

“Saya titip karena suasana sudah mulai hangat, meskipun itu biasa dalam pesta demokrasi jelang Pemilu 2024, tapi harus diantisipasi sedini mungkin agar tidak terjadi pembelahan dan perpecahan,” ujar Presiden.

Presiden mengatakan, Indonesia memiliki suku yang beragam dan jika terjadi konflik dari keberagaman tersebut akan sulit terselesaikan. 

Untuk itu, Presiden pun mendorong Parmusi untuk turut memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga perdamaian.

Baca juga : Jawab Sindiran PDIP, Dasco: Pak Prabowo Fokus Bangun Bangsa

“Inilah pemahaman-pemahaman yang harus diberikan pada masyarakat bahwa yang namanya persatuan dan kesatuan itu sangat penting. Jangan sampai nanti tiga calon ini sudah terpilih satu, sudah ngopi-ngopi bareng, makan-makan bersama bareng, yang di bawah masih ribut,” ujarnya.

Menurut Presiden, perbedaan pilihan saat pesta demokrasi nanti merupakan hal yang wajar dan tidak perlu diributkan. Apalagi proses demokrasi tersebut selalu dijalani bangsa Indonesia setiap lima tahun sekali.

“Perbedaan pilihan itu wajar, enggak perlu diributkan. Menang dan kalah dalam pemilu, dalam pilpres, dalam pilkada  itu juga wajar, biasa,” tambahnya.

Baca juga : Bertemu Presiden, PP Parmusi Siap Kawal Pemilu 2024 Aman Dan Damai

Menutup sambutannya, Presiden mengajak Parmusi untuk terus memperkuat toleransi dengan memperkokoh fondasi kerukunan umat beragama agar menjadi bangsa yang bersatu dan maju.

“Marilah kita terus merawat kerukunan, merawat toleransi, memperkokoh ukhuwah islamiah, memperkokoh ukhuah wathaniyah , memperkokoh ukhuwah insaniah, agar bangsa ini dapat menjadi bangsa yang bersatu, bangsa yang maju, bangsa yang baldatun tayyibatun warabbun ghafur,” tandasnya.
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.