Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Aliran Duit Proyek BTS Rp 70 Miliar
Siapa Yang Sembunyikan Saksi Kunci Nistra Yohan?
Senin, 6 November 2023 07:30 WIB
Sebelumnya
“Saya menyerahkan dua kali totalnya Rp 70 miliar,” Irwan menimpali kesaksian Windi.
Anang yang disebut Windi adalah Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Anang Achmad Latif.
Baca juga : Anggota BPK Achsanul Qosasi Kecipratan Duit Korupsi Proyek BTS Rp 40 Miliar
Nama Nistra juga disinggung dalam gugatan praperadilan penyidikan kasus BTS. Gugatan diajukan LP3HI.
Wakil Ketua LP3HI Kurniawan Adi Nugroho mengatakan, pihaknya telah berkirim surat ke Komisi I DPR terkait peran Nistra.
Baca juga : Tanggung Jawab Proyek BTS Dipikul Sendiri, Anang Sebut Johnny Plate Pengecut
Dalam suratnya, LP3HI meminta, agar Nistra sebagai kader Gerindra dapat dihadirkan ke penyidik Kejagung. Nistra dianggap bukan bagian perkara pokok korupsi BTS 4G. Ia masuk klaster pengamanan perkara yang merugikan negara Rp 8 triliun.
“Kami juga berkirim surat ke Fraksi Gerindra, meminta merekauntuk bekerja sama dengan DPR. Karena apapun ceritanya, Nistra itu anggota Gerindra, sehingga kita minta supaya Fraksi atau Partai Gerindra menghadirkan Nistra ke penyidik. Bantulah Kejaksaan Agung, bantu penyidik, untuk mengungkap perkara ini secara tuntas. Jadi, jangan sampai kemudian terjadi tebang pilih atau menyembunyikan tersangka,” kata Kurniawan.
Baca juga : Komisaris PT Solitech Jadi Justice Collaborator
Surat kepada Fraksi Gerindra DPR dikirim pada 8 Agustus 2023. “Sudah diterima Fraksi Gerindra DPR, ada tanda terimanya. Belum ada balasan,” kata Kurniawan.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin 6/11/2023 dengan judul Aliran Duit Proyek BTS Rp 70 Miliar, Siapa Yang Sembunyikan Saksi Kunci Nistra Yohan?
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya