Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Akhiri Tugas di BPOM, Penny K Lukito Luncurkan Buku Karya dan Kiner7a

Selasa, 7 November 2023 20:37 WIB
Peluncuran buku Karya  Kiner7a Melewati Multi Krisis: Pandemi Covid-19, di Gedung Merah Putih BPOM, Jakarta, Senin (6/11). (Foto: Istimewa)
Peluncuran buku Karya Kiner7a Melewati Multi Krisis: Pandemi Covid-19, di Gedung Merah Putih BPOM, Jakarta, Senin (6/11). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penny K Lukito mengakhiri masa kerja sebagai Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) periode 2016-2023, Senin (6/11). Penny penutup kerja kerasnya dengan meluncurkan sebuah buku berjudul “Karya & Kiner7a Melewati Multi Krisis: Pandemi Covid-19”, di Gedung Merah Putih BPOM, Jakarta, Senin (6/11).

“Hari ini, kembali kita mengenang sebuah perjalanan luar biasa penuh tantangan yang menuntut ketahanan dan totalitas dedikasi seluruh komponen bangsa. Pandemi mengajarkan kita bahwa solidaritas, kerja sama, keteguhan, konsistensi, resiliensi, dan kepemimpinan adalah kunci keberhasilan melalui situasi krisis saat itu. Perjuangan ini bukan hanya tentang mengatasi pandemi, tetapi tentang bagaimana kita bersatu dan saling mendukung,” ucap Penny, dalam peluncuran itu, seperti keterangan yang diterima redaksi, Selasa (7/11).

Dalam buku “Karya dan Kiner7a Melewati Multi Krisis: Pandemi Covid-19” ini, Penny berbagi cerita nyata dari perjalanan berharga yang telah dilewati. Terangkum, berbagai catatan sejarah BPOM dalam menghadapi krisis Covid-19 sebagai regulator yang berorientasi pada perlindungan kesehatan masyarakat. Di dalamnya juga diceritakan bagaimana BPOM melakukan berbagai upaya mendorong kemandirian serta daya saing sediaan farmasi nasional di tengah krisis pandemi.

Baca juga : Tekan Konsumsi Energi Data Center, Shell Luncurkan Produk Cairan Pendingin Imersi

Pandemi Covid-19 telah memberikan pengalaman dan transformasi baru bagi BPOM. Pengalaman ini membuktikan bahwa dalam kondisi terbatas dan krisis, BPOM mampu berinovasi, mengelola sumber daya yang ada untuk menghasilkan berbagai solusi, berselancar dalam situasi krisis dari berbagai tekanan yang ada.

“Pandemi makin memantapkan integritas BPOM sebagai cerminan dari kredibilitas negeri ini. Kritik adalah dukungan bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja. Beragam tantangan, tekanan, dan tempaan masalah telah dan akan terus dihadapi. Kami percaya, setiap ujian adalah kawah candradimuka yang akan membentuk BPOM makin kuat,” ungkap Penny.

Peluncuran itu dihadiri beberapa tokoh yang terlibat langsung dengan BPOM pada saat penanganan pandemi. Salah satunya adalah Prof. dr. Rianto Setiabudy. Dia menyampaikan pengalamannya saat melakukan penilaian vaksin Covid-19 bersama BPOM. Selain itu, ada juga testimoni dari Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan, perwakilan WHO Indonesia, perwakilan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, dan jajaran personel BPOM.

Baca juga : Gandeng UMKM, SP Beaute Luncurkan 8 Produk Skin Care Dengan Harga Terjangkau

Selain peluncuran buku, pada kesempatan itu BPOM melakukan peresmian lama sarana prasarana penunjang pelayanan sebagai wujud nyata komitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan. Lima infrastruktur baru di BPOM yang diresmikan adalah Gedung Phinisi untuk Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan, BPOMCommand Center untuk pemantauan proses bisnis BPOM secara komprehensif dan real time, Ruang Sejiwa (Sehat Jiwa) untuk konseling pegawai, Ruang Diorama untuk memberikan informasi menyeluruh kinerja BPOM berdasarkan arsip-arsip yang tersedia menggunakan sentuhan teknologi, dan Cafe Nusantara di Gedung Merah Putih.

Tak hanya itu, pada kesempatan ini BPOM juga meluncurkan 23 produk informasi sebagai pedoman dan edukasi seputar penelitian, pembinaan pelaku usaha, dan materi pemberdayaan masyarakat. Turut diluncurkan program Intensifikasi Pengawasan dan Penindakan Obat dan Makanan Ilegal.

Penny berharap, kehadiran infrastruktur baru dan program kegiatan BPOM ini dapat memberi manfaat optimal untuk peningkatan kinerja BPOM melayani masyarakat. Penny menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh pihak dalam pelaksanaan tugas dan fungsi BPOM. “Semoga kita dapat terus bersinergi dalam perlindungan kesehatan masyarakat dan pengembangan dunia usaha obat dan makanan.” tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.