Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
JK menganggap Mega memegang teguh prinsip demokrasi walaupun hasilnya tidak menguntungkan Presiden ke-5 itu. Sikap Mega ini, tegas JK, dianggap tidak dimiliki presiden yang lain.
“Ibu Mega sebenarnya di antara semuanya yang paling demokratis,” aku mantan Ketua Umum Partai Golkar itu.
Baca juga : Brasil Muda Siap Menang Lawan Inggris
Lebih lanjut, politisi berusia 81 tahun itu menyoroti politik dinasti dan nepotisme yang belakangan ini ramai dibicarakan. Dia khawatir jika isu ini terus ditiup, maka peristiwa 67 dan 98 bisa terulang lagi. “Penting diingat, pondasi politik-ekonomi itu sebagai dasar argumentasi menjaga demokrasi,” cetus dia.
Kepemimpinan Presiden Soekarno dan Soeharto, kata JK, jatuh lantaran krisis politik-ekonomi yang terjadi paralel. Sementara Habibie yang berkuasa singkat, lengser karena proses di MPR, konsekuensi dari upaya sosok teknokrat memperkuat demokrasi.
Baca juga : Bikin Tato Nama Kekasih Di Dahi
“Gus Dur jatuh karena tak menghargai demokrasi, bikin dekrit membubarkan DPR dan Golkar, jatuh juga,” bebernya.
SBY, lanjut JK, dianggap mampu merawat dan menjaga demokrasi namun turut menjadi sasaran isu kecurangan Pemilu 2009. Hasil Pemilu 2009 menempatkan SBY sebagai Presiden pertama pasca-orde baru yang memerintah dua periode berturut-turut.
Baca juga : Malam Ini, Pesut Etam Diuji Macan Putih
Sedangkan Jokowi, menurut JK, mengalami perubahan sikap drastis hanya dalam tempo kurang dari 10 tahun berkuasa. JK menganggap pemerintahan Jokowi memegang teguh prinsip demokrasi hanya pada periode pertama.
Dirinya tidak mau dianggap menyombongkan diri karena pada periode pertama pemerintahan Jokowi, JK menjabat Wapres. “Bukan karena saya ada di situ (periode pertama Jokowi), tetapi saya tahu betul tidak ada masalah,” tandas dia.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya