Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Sebagian warganet lebih memikirkan kesehatan pria kelahiran Tapanuli Utara 76 tahun silam itu. “Luhut lagi, Luhut lagi. Hati-hati pung, stroke mengintai anda,” pesan @RantyA7. “Sebelumnya juga gitu kok. Semoga Luhut sehat selalu,” doa @armeyn_n.
“Kasian Pak Luhut, kerjaan jadi numpuk,” kata @cincauwr. “Pak Jokowi bilang tidak boleh rangkap jabatan. Lagian kondisi opung LBP belum fit benar,” sesal @AmThobari. “Jokowi nggak ada belas kasih. LBP kan baru sembuh ya. Bukannya dikurangin kerjaannya, malah ditambahin,” pungkas @fendy.
Sekedar info. Selain sebagai Menko Marves, ada 9 jabatan lain yang pernah atau sedang dijabat Luhut. Pertama, Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN). Ia ditunjuk pada Juli 2020, sesuai Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2020.
Baca juga : Dita Soedarjo, Komentari Kematian Lee Sun Kyun
Kedua, Koordinator PPKM Wilayah Jawa-Bali. Jokowi mendapuk Luhut pada Juni 2021 untuk menekan angka penyebaran corona. Ketiga, Ketua Tim Nasional Peningkatan Penggunaan Produk dalam Negeri (P3DN). Tim ini dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2018 yang diteken pada 17 September 2018.
Keempat, Ketua Dewan Pengarah Penyelamatan 15 Danau Prioritas Nasional. Tim ini dibentuk berdasarkan Perpres Nomor 60 Tahun 2021 tentang Penyelamatan Danau Prioritas Nasional. Tugas Luhut mengarahkan dalam pencapaian, pemantauan, dan evaluasi, serta pembinaan dan pengawasan strategi Penyelamatan Danau Prioritas Nasional.
Kelima, Ketua Tim Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI). Pembentukan tim ini tertuang dalam Perpres No.15 tahun 2021, pada 8 September 2021. Keenam, Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung, yang ditunjuk Oktober 2021 lalu, sesuai Perpres 93 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 107 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat antara Jakarta dan Bandung.
Baca juga : Firli Dan Rusaknya Pemberantasan Korupsi
Ketujuh, Ketua Dewan SDA Nasional. Kedelapan, Kepala Kepala Kantor Staf Kepresiden (KSP). Ia dilantik pada 31 Desember 2014 lalu. Kesembilan, Menko Polhukam. Tak lama Luhut menjabat kepala staf. Luhut dipercaya sebagai Menko Polhukam menggantikan Tedjo Edhy Purdijatno pada 13 Agustus 2015. Saat itu Luhut sempat rangkap jabatan beberapa pekan.
Ketika Jokowi merombak Kabinet Kerja pada 27 Juli 2016, Luhut kemudian diangkat menjadi Menko Kemaritiman menggantikan Rizal Ramli. Ia juga pernah jadi pelaksana tugas (Plt) jabatan menteri. Di antaranya Plt Menteri Kelautan dan Perikanan, Plt Menteri Perhubungan, dan Plt Menteri ESDM.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat 12/1/2024 dengan judul Jimly Soroti Numpuknya Kerjaan Luhut
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya