Dark/Light Mode

KSP Minta Usut Dugaan Penyiksaan Warga Sipil Papua Oleh Oknum TNI

Jumat, 22 Maret 2024 23:25 WIB
Plt. Deputi V KSP Rumadi Ahmad
Plt. Deputi V KSP Rumadi Ahmad

RM.id  Rakyat Merdeka - Kantor Staf Presiden (KSP) menyoroti video viral di sosial media yang memperlihatkan dugaan penyiksaan warga sipil Papua oleh oknum anggota TNI.

Lembaga yang dipimpin oleh Moeldoko ini mendorong dilakukan pengusutan atas dugaan penyiksaan warga sipil di Papua, yang videonya tersebar luas di masyarakat.

“Saya meminta agar video viral di medsos segera ditelusuri faktanya. Tentu, besar harapan prajurit kita tidak terlibat dalam tindakan biadab tersebut, namun apabila terbukti benar, oknum terkait harus ditindak dengan tegas sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku,” tegas Plt. Deputi V KSP Rumadi Ahmad, dikutip Jumat (22/3).

Baca juga : Kemenag Minta Petugas Haji Layani Jemaah Lansia Seperti Orang Tua Sendiri

Rumadi mengatakan, Pemerintah memiliki komitmen yang luar biasa terhadap percepatan pembangunan Papua, baik dari segi regulasi maupun anggaran.

Perhatian pemerintah terhadap pembangunan di Papua, sambung dia, juga bisa dilihat dari seringnya Presiden Jokowi berkunjung ke Papua untuk memantau pembangunan secara langsung.

Rumadi menekankan, konsep pembangunan Pemerintah di Papua, menegaskan keamanan masyarakat. Untuk itu, pemenuhan HAM dan penegakan hukum menjadi hal yang fundamental dan esensial.

Baca juga : Kasus Dugaan Suap, KPK Periksa Sekda Dan 2 Anggota DPRD Kota Bandung

TNI sendiri, ujar dia, memiliki peran yang sangat strategis untuk menghadirkan rasa aman di Papua.

"Jika video tersebut terbukti benar, tindakan oleh segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab bisa menjadi sangat disruptif terhadap pembangunan yang sudah dirancang dan dilaksanakan dengan sedemikian baik,” kata Rumadi.

Sementara itu, pihak TNI sendiri tengah menyelidiki video berisi rekaman penganiayaan terhadap seorang pria yang diduga oleh prajurit TNI di Papua.

Baca juga : Demokrat Laporkan Dugaan Penggelembungan Suara Dapil 2 Jakut Ke Bawaslu

Tayangan itu, yang viral di media sosial, menampilkan aksi sejumlah pria, salah satunya diduga prajurit, bergantian memukuli dan menganiaya seorang pria yang dalam keadaan terikat dan luka-luka berdiri di dalam drum.

"Penganiayaan itu diduga dilakukan oleh oknum prajurit TNI, dan TNI saat ini sedang melakukan penyelidikan," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Nugraha Gumilar.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.